IFBC Banner

Dede Yusuf Bagikan Tips Agar Pelamar PPPK 2022 Bisa Lulus Tak Ditolak Sistem, Ada Kunci Rahasianya!

Sabtu, 06 Agustus 2022 – 08:01 WIB

Dede Yusuf Macan Effendi, anggota Komisi X DPR RI (Foto: YouTube Dede Yusuf)

Dede Yusuf Macan Effendi, anggota Komisi X DPR RI (Foto: YouTube Dede Yusuf)

JAKARTA, REQnews - Anggota Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi membagikan sejumlah tips agar para pelamar PPPK 2022 bisa lulus dan tidak ditolak oleh sistem.

IFBC Banner


Salah satu tipsnya, kata Dede Yusuf, adalah para pelamar PPPK 2022 harus melamar formasi sesuai dengan kualifikasi dan latar belakang pendidikannya.

Diungkapkan Dede, banyak pelamar yang terburu-buru memilih formasi yang dilamar. Padahal formasi tersebut tidak sesuai dengan kualifikasi dan latar belakang pendidikannya. Alhasil, mereka dinyatakan tidak memenuhi syarat dan ditolak oleh sistem.

Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat ini mengaku sering menemukan pelamar memilih formasi yang dilamar tidak sesuai dengan kualifikasi pendidikannya.

Misalnya, lulusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) melamar formasi mata pelajaran matematika atau bahasa Inggris. Otomatis sistem akan menolak karena kualifikasi pendidikan si pelamar tidak sesuai dengan latar belakang dan kualifikasi pendidikannya.

Kemudian Dede mencontohkan kasus lain. Misalnya, guru A melamar di sekolah yang ada di dekat rumahnya. Padahal, di sekolah tersebut tidak tersedia formasi yang sesuai dengan latar belakang dan kualifikasi pendidikannya.

"Yang sering saya temukan adalah, misalnya contoh begini, guru ini pendidikannya PGSD. Tapi kebetulan formasi-formasi di wilayah sekitarnya dia membutuhkannya adalah guru matematika, maka dia melamar guru matematika," jelas Dede Yusuf, dikutip dari kanal YouTube TPMDS, Sabtu, 6 Agustus 2022.

"Nah sistem ini kan mesin. Jadi tidak punya kebijakan. Begitu sistem melihat bahwa dia latar belakangnya adalah PGSD, sementara yang dilamar adalah guru matematika, otomatis sistem akan menolak," sambungnya.

Lebih lanjut, anggota DPR yang menangani bidang pendidikan ini mengatakan, sistem akan melihat kesesuaian latar belakang pendidikan pelamar dengan formasi yang dilamar. Jadi, para pelamar harus hati-hati dan benar-benar memastikan dulu formasi yang dilamarnya.

"Jadi, oleh karena itu saya juga harus menyampaikan kawan-kawan hati-hati untuk meng-apply (formasi), jangan hanya karena pengen buru-buru dapat formasi, meng-apply sesuatu yang bukan kualifikasinya, standar kualifikasinya," tandasnya.