Pernah Jadi Korban Razia Ilegal Oknum Polisi? Silahkan Lapor ke Sini

Rabu, 09 Oktober 2019 – 14:00 WIB

Ilustrasi razia polisi (doc: RiauGreen.com)

Ilustrasi razia polisi (doc: RiauGreen.com)

JAKARTA, REQnews – Razia kendaraan jadi salah satu agenda rutin polisi untuk memantau kemungkinan pelanggaran lalu lintas. Tapi kalau tanpa syarat dan alasan yang jelas, kamu bisa menolak dan melaporkan ke pihak berwenang karena itu masuk dalam kategori razia ilegal, yang kadang berujung pada pungli.

Nah, bagaimana cara kenali razia legal dan ilegal, ini beberapa syarat sah yang harus dipenuhi dari sebuah razia merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2012 (PP 80/2012).

Pertama, harus ada surat perintah sebagaimana diatur pada pasal 15 ayat 2 PP 80/2012.

Kedua, harus pakai atribut dan pakaian lengkap dan diatur dalam pasal 16 ayat 1 PP 80/2012.

Ketiga, harus dipimpin dan diawasi oleh seorang penanggung jawab. Ketentuan ini diatur dalam pasal 19 ayat 2 dan pasal 20 ayat 3 dalam PP 80/2012.

Keempat, wajib dilengkapi dengan tanda yang menunjukkan adanya tilang di Jalan dengan radius kurang lebih 50 meter dari tempat pemeriksaan. Hal ini diatur dalam pasal 22 ayat 1 dan ayat 2 PP 80/2012. Kecuali dalam hal tertangkap tangan.

Jika tidak memenuhi persayaratan tersebut, bisa dipastikan itu razia ilegal. Maka, kamu harus lapor ke Divisi Provesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (PROPAM Polri).

Caranya mudah kok, bisa online dengan cara klik link pengaduan masyarakat ini, lalu isi lengkap formulir pengaduan dan submit.

Atau bisa juga lewat telepon ke nomor (021) 7393350 - 7218016. Ayo laporkan! (Binsasi)