Jaksa Foto Bareng Pengacara Lumrah, Pemahaman Kode Etik Kapuspenkum Dipertanyakan

Minggu, 19 Juli 2020 – 13:00 WIB

Sebut Jaksa Foto Bersama Pengacara Lumrah, Pemahaman Kode Etik Kapuspenkum Dipertanyakan

Sebut Jaksa Foto Bersama Pengacara Lumrah, Pemahaman Kode Etik Kapuspenkum Dipertanyakan

JAKARTA, REQnews - Kepala Pusat Penerangan Kejaksaan Agung (Kapuspen Kejagung) Hari Setiyono menyebut jika swafoto antara jaksa bersama pengacara yang berperkara di sebuah pengadilan adalah hal yang lumrah. Ia pun beralasan hal itu biasa dilakukan di era digital saat ini.

Pernyataan itu disampaikan Hari menanggapi viralnya sejumlah foto antara Kajari Jaksel, Nanang Supriatna dan pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking. “Pengalaman kami sebagai jaksa kalau pas lagi sidang atau pas lagi duduk kan ketemu lawyer, juga ketemu teman-teman hakim, ketemu teman-teman lainnya dan di era digital ini foto bersama saya kira biasa itu,” kata Hari dalam Polemik MNC Trijaya yang bertajuk “Ironi Djoko Tjandra dan Tim Pemburu Koruptor” secara virtual di Jakarta, Sabtu 18 Juli 2020.

Pakar hukum pidana Universitas Al Azhar, Suparji Ahmad mengaku tidak setuju dengan pernyataan Kejagung tersebut. "Ya hendaknya tidak boleh dianggap lumrah dalam konteks penanganan suatu perkara," kata Suparji kepada REQnews di Jakarta, Minggu 19 Juli 2020.

Ia menambahkan, meski kadang pengacara dan jaksa foto bersama di pengadilan, namun perilaku itu sangat sensitif terhadap suatu pergaulan. Bahkan Suparji mengkhawatirkan komunikasi semacam itu bisa mempengaruhi dalam penyelesaian perkara.

"Secara yuridis memang tidak ada yang dilanggar, tetapi secara etis tidak pantas. Karena dikhawatirkan muncul berbagai spekulasi atau kecurigaan dan ini mempengaruhi citra lembaga," kata dia.

Pertanyaannya, kata dia, apakah yang disampaikan Kapuspenkum Hari Setiono ini bagian dari pemahaman kode etik jaksa sebagai penegak hukum? Suparji menjawab, "Ya kode etik belum diterapkan secara otentik," ujarnya.

Sebelumnya, Hari menegaskan bahwa pihaknya masih mencari tahu dan mengklarifikasi pihak-pihak terkait soal foto dan video pertemuan Kajari Jaksel dengan Anita Kolopaking di Kantor Pengadilan Negeri Jaksel. Terlebih, gambarnya tidak jelas dan dalam video itu hanya membahas soal Covid-19.

“Ya kami masih melakukan klarifikasi, apakah betul. Di video itu kan gambarnya enggak jelas tuh, gambarnya enggak jelas negaranya pun hanya masalah Covid. Yang ada di ruangan itu siapa saja, ini kan butuh klarifikasi saya dan kami sedang melakukan itu,” kata dia.