Podcast Deddy Corbuzier Bareng Jaksa Agung, Pakar: Sudah Cocok Jadi Calon Presiden 2024

Jumat, 19 Februari 2021 – 06:02 WIB

Jaksa Agung ST Burhanuddin di podcast Deddy Corbuzier (Foto: Youtube Deddy Corbuzier)

Jaksa Agung ST Burhanuddin di podcast Deddy Corbuzier (Foto: Youtube Deddy Corbuzier)

JAKARTA, REQnews – Dosen pasca sarjana Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing menanggapi podcast Deddy Corbuzier bersama Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin (ST Burhanuddin) sebagai hal yang positif. Ia menilai Burhanuddin cocok menjadi calon Presiden RI 2024. 

"Burhanuddin adalah sosok yang hebat, leader yang baik, setidaknya terlihat saat perbincangan berlangsung. Saya berkesimpulan dia sangat layak untuk menjadi salah satu calon presiden RI 2024. Ini bila dilihat dari dari aspek komunikasi," ucapnya saat dihubungi REQnews.com pada Rabu 17 Februari 2021. 

Bukan tanpa alasan, Pakar Komunikasi tersebut melihat bahwa Burhanuddin sebagai sosok mumpuni di bidang intelektual, profesional dari sisi penegakan hukum, humanis, dan juga tenang. “Burhanuddin sangat bertanggung jawab dalam pekerjaannya dan menjadikan pekerjaan itu sebagai ibadah yang sangat dinikmati.” terangnya.

Menurutnya, dari cara berkomunikasi terlihat jelas sosoknya seperti apa dan pesan apa saja yang ingin disampaikan. 

"Semua narasi yang disampaikan mengiaskan pengayoman, persuasi, mendidik, dan sangat filosofis." jelas Emrus lebih lanjut.

Pemilihan diksi yang digunakan untuk menjawab tiap pertanyaan Deddy Corbuzier juga dinilai sangat bijak dan profesional.

“Saya pikir seorang pemimpin harus penuh dengan kehati-hatian. Tetapi saya melihat kehati-hatian yang positif, tidak terjebak.” lanjutnya.

Pakar komunikasi politik ini memprediksi bahwa seandainya menjadi calon presiden dan terpilih, Burhanuddin pasti bisa mengedepankan restorative justice dan ultimum remedium dalam setiap proses penegakan hukum di Indonesia.

Kesediaan Burhanuddin datang ke acara podcast Deddy Corbuzier haruslah dilihat sebagai sesuatu yang positif, “Jelas ia ingin menunjukkan bahwa jaksa saat ini bukan lagi menara gading!”

“Burhanuddin ingin menunjukkan bahwa sejatinya jaksa itu rendah hati. Sehingga masyarakat bisa merasa Jaksa Agung itu bagian dari masyarakat pada umumnya.” katanya.

Dalam podcast berdurasi 36 menit 44 detik tersebut, Deddy Corbuzier dan ST Burhanuddin membicarakan banyak hal. Dibalut dalam obrolan santai dan ringan, mereka membahas berbagai ancaman terhadap Jaksa Agung, korupsi dan pidana mati. Tentang hukum di Indonesia hingga sosial media. Bahkan ngobrol juga tentang hobi.

Ada beberapa ucapan menarik yang disampaikan Burhanuddin dalam perbincangan dengan Deddy Corbuzier. Seperti ketegasan dan profesionalitasnya apabila ada salah satu anggota keluarga apabila yang terkena kasus pidana.

“Kalau saya dalam penegakan hukum siapapun, adek pun, kakak pun, kalau melakukan tindak pidana ya mohon maaf aja. Itu komit keluarga lho mas. Pas saya jadi jaksa agung keluarga kumpul kita komit.” ujar Jaksa Agung era Jokowi periode kedua ini di kanal YouTube Deddy Corbuzier berjudul TERNYATA... OH TERNYATA!!- JAKSA AGUNG.

Lebih lanjut disampaikan,“Saya juga selalu bilang ke jaksa. Apabila kalian melakukan penuntutan bicaralah dengan hati nurani. Penegakan hukum itu harus menyentuh rasa keadilan di masyarakat”

Burhanuddin juga menyatakan keseriusan dan komitmennya dalam menuntaskan kasus Asabri. “Insha Allah bakal beres. Saya tidak main-main. Dengan segala resiko, saya harus tuntaskan!”

Penulis: Tia Heriskha