IFBC Banner

Viral Karyawati Adira Diduga Dianiaya Rekan Kerja, Wajah Penuh Luka

Minggu, 10 April 2022 – 16:10 WIB

Ilustrasi penganiayaan

Ilustrasi penganiayaan

BOGOR, REQnews - Seorang wanita berinisial ES (27) mengalami tindakan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang pria berinisial W yang merupakan rekan kerjanya di kantor.

Kuasa Hukum korban, Faksi Septian Mahargita mengatakan bahwa penganiayaan tersebut terjadi pada Kamis 7 April 2022 sekitar pukul 10.30 WIB di kantor Adira Finance cabang Tanah Sereal Kota Bogor, Jawa Barat.

Faksi pun menceritakan awal mula sebelum kejadian penganiayaan terjadi. Yaitu, berawal dari tiga bulan yang lalu pelaku menyinggung dan membanding-bandingkan latar belakang pendidikannya dengan korban.

"Setelah itu korban dan pelaku tidak pernah berkomunikasi satu sama lain, meskipun korban dan pelaku merupakan rekan kerja dikantor, dengan masing-masing jabatan sebagai tim marketing," kata Faksi kepada wartawan, Minggu 10 April 2022.

Kemudian pada hari Kamis 7 April 2022, berdasarkan keterangan korban, pelaku menghina ES melalui pesan singkat WhatsApp dengan kalimat 'susah ngomong sama orang dongo.'

"Setelah mendapat pesan tersebut kemudian korban menghampiri pelaku untuk meminta penjelasan, karena harga diri korban sudah dihina melalui pesan singkat tersebut," lanjutnya.

Namun, pelaku tidak terima ketika dimintai penjelasan oleh korban. "Kemudian pada sekira pukul 10.30 WIB pelaku langsung menganiaya korban secara membabi buta," kata dia.

Akibat penganiayaan tersebut, ia menyebut bahwa kliennya mengalami luka-luka bagian dahi, wajah, leher dan tangan. Bahkan, baju yang dikenakan korban disobek-sobek oleh pelaku.

Atas kejadian tersebut, lanjutnya, kepala marketing sempat memanggil kedua belah pihak untuk menandatangani surat pernyataan, untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Namun, Faksi mengatakan, hingga saat ini pimpinan cabang beserta HRD diduga belum mengetahui kronologi lengkap dari pelaku maupun korban atas kejadian penganiayaan tersebut.

"Pihak perusahaan hingga saat ini belum mengetahui kejadiannya secara detail, jadi belum ada upaya mediasi dari perusahaan," kata dia.

Namun, korban saat ini telah melaporkan pelaku ke Polsek Tanah Sereal dengan melampirkan visum et repertum.

Faksi menyebut kondisi korban saat ini masih mengalami rasa sakit di area luka, bahkan ada ke khawatiran luka tersebut meninggalkan bekas yang tidak akan hilang, karena lukanya yang cukup dalam.

"Korban memilih untuk rawat jalan saja. Korban sempat mengalami trauma atas penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku," ujarnya.