Haris: Tak Kredibilitas, Jaksa Sugeng Riyanta 'Haram' Dimutasi ke Pengawasan!

Sabtu, 07 Desember 2019 – 16:30 WIB

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Sugeng Riyanta (istimewa)

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Sugeng Riyanta (istimewa)

JAKARTA, REQnews – Nama Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Sugeng Riyanta disebut-sebut bakal 'dipromosingkirkan' ke bagian pengawasan Kejaksaan Agung (Kejagung). Pemindahan itu dikabarkan terkait minimnya prestasi dan banyaknya laporan negatif yang dialamatkan ke Sugeng.

Hal itu diamini Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Haris Azhar. "Informasinya sudah ada SK pemindahan yang bersangkutan, tapi sangat disayangkan jika harus dipindah ke bagian pengawasan," kata Haris di Jakarta, Sabtu 7 Desember 2019.

Haris beralasan, bidang pengawasan seharusnya diisi jaksa-jaksa yang independen dan tak pernah mendapatkan catatan merah. Jika Sugeng dipaksakan pindah ke unit tersebut, masyarakat akan bertanya-tanya keseriusan Jaksa Agung memberantas jaksa nakal.

“Bayangkan kalau oknum yang kredibilitasnya kurang baik ditempatkan di Pengawasan, maka akan seperti apa wajah Kejaksaan nanti. Intinya haram dia dipindah ke pengawasan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang didapat Haris, pemindahan Sugeng diduga terkait penangkapan dua jaksa Kejati DKI Jakarta yang melakukan pemerasan.

“Mutasinya karena ada dugaan terkait kasus OTT oleh Jamwas tempo hari,” katanya.

Sebelumnya, dalam rapat kerja teknis Kejagung yang digelar pada 2-6 Desember 2019, Jaksa Agung ST Burhanuddin memutuskan jabatan Kajati dan Kajari akan dilelang. 

Kajati DKI Jakarta pun menjadi posisi yang pertama melakukan hal itu. Burhanuddin menyebut pada 16 Desember 2019 ini pelelangan akan segera dilakukan. 

Burhanuddin mengatakan, posisi Kajati dan Kajari dapat dimiliki oleh siapa saja yang memiliki latar belakang jaksa, walaupun tidak bertempat di wilayah kerja Kejagung. (Binsasi)