REQNews.com

Inggris Siap Lancarkan Serangan Rudal hingga Pesawat Tempur Guna Melawan Houthi

News

Monday, 01 January 2024 - 19:31

Ilustrasi Kapal Tengker di Laut Merah Terbakar Diduga Diserang (Foto:Istimewa)Ilustrasi Kapal Tengker di Laut Merah Terbakar Diduga Diserang (Foto:Istimewa)

LONDON, REQNews - Inggris tidak akan ragu untuk mengambil tindakan langsung untuk mencegah serangan lebih lanjut dari Houthi.

Inggris dilaporkan mempertimbangkan serangan udara terhadap kelompok militan Houthi yang didukung Iran di Yaman.

Diketahui, Kapal kargo Galaxy Leader yang dibajak kelompok militan Houthi Yaman saat berlayar di Laut Merah menuju Israel, November 2023.

Rencana Inggris ini setelah Amerika Serikat (AS) mengatakan angkatan lautnya menenggelamkan tiga kapal yang menargetkan kapal kontainer di Laut Merah.

Menteri Pertahanan Inggris, Grant Shapps, mengatakan pemerintah tidak akan ragu untuk mengambil tindakan langsung untuk mencegah serangan lebih lanjut.

Inggris dan AS dilaporkan sedang mempersiapkan pernyataan bersama untuk mengeluarkan peringatan terakhir kepada kelompok Houthi Yaman.

Hal ini terjadi setelah militer AS mengatakan empat kapal dari daerah yang dikuasai Houthi di Yaman menembaki kapal Maersk Hangzhou dan berada dalam jarak beberapa meter dari kapal tersebut ketika helikopter AS membalas tembakan.

“Houthi tidak boleh salah paham, kami berkomitmen untuk meminta pertanggungjawaban aktor jahat atas penyitaan dan serangan yang melanggar hukum,” kata Grant Shapps, Minggu 31 Desember 2023, dilansir The Guardian.

Inggris akan bergabung dengan AS dan mungkin negara Eropa lainnya untuk melancarkan serangan rudal terhadap sasaran yang telah direncanakan sebelumnya, baik di laut atau di Yaman sendiri.

Sumber pemerintah mengatakan, serangan terkoordinasi tersebut mungkin melibatkan pesawat tempur Angkatan Udara Kerajaan (RAF) untuk pertama kalinya atau kapal perusak HMS Diamond.

Pada Minggu pagi, Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron, melakukan panggilan telepon dengan timpalannya dari Iran, Hossein Amir-Abdollahian, tentang serangan Houthi di Laut Merah.

Menurut Cameron, serangan itu mengancam nyawa tak berdosa dan perekonomian global, dilansir Anadolu Agency.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Inggris, Grant Shapps, mengatakan serangan Houthi terhadap pelayaran internasional di dan sekitar Laut Merah telah meningkat sebesar 500 persen.

“Hal ini tidak dapat diterima karena merugikan perdagangan dunia dengan memblokir Kebebasan Navigasi di Laut secara ilegal. Oleh karena itu, serangan-serangan ini harus dihentikan,” tulisnya di X, Minggu.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.