REQNews.com

Negara yang Gabung Koalisi Bentukan AS Ternyata Ogah Dilibatkan Langsung Perangi Houthi di Laut Merah

News

Thursday, 28 December 2023 - 16:30

Ilustrasi Kapal Tengker di Laut Merah Terbakar Diduga Diserang (Foto:Istimewa)Ilustrasi Kapal Tengker di Laut Merah Terbakar Diduga Diserang (Foto:Istimewa)

WASHINGTON DC, REQNews  - Koalisi Bentukan Amerika Serikat (AS) yang konon didukung oleh lebih dari 20 negara untuk memerangi pasukan Houthi di Laut Merah, tampaknya  berujung sia-sia.

Aliansi yang dibentuk untuk menumpas Houthi Yaman di Laut Merah itu diprediksi akan pecah.

Dikutip dari Reuters, pasalnya, dua negara Eropa anggota aliansi ini yaitu Italia dan Spanyol yang tampaknya telah menyatakan enggan terlibat langsung dalam memerangi Houthi Yaman.

Gambaran pecahnya aliansi ini semakin tampak ketika hingga saat ini, negara anggota belum memberikan kontribusi atau mengizinkan AS untuk melakukan serangan ke Houthi Yaman di Laut Merah.

Adapun kontribusi yang dimaksud diantaranya adalah pengiriman kapal perang atau hanya sekedar mengirimkan staf ke Laut Merah.

Di sisi lain, Pentagon juga mengklaim bahwa aliansi ini sebenarnya beranggotakan 20 negara.

Selain menumpas Houthi Yaman, aliansi ini diharapkan untuk dapat memastikan perdagangan di Laut Merah dapat bebas dilakukan.

Sementara, keenganan beberapa anggota sekutu AS dalam aliansi tersebut untuk dikaitkan dalam penumpasan Houthi Yaman juga menjadi cerminan keretakan yang diciptakan buntut agresi brutal Israel ke Gaza yang tidak kunjung usai.

Lantas, menurut analisa dari profesor hubungan internasional dari University of Madrid, David Hernandez, enggannya beberapa negara untuk dikaitkan demi menghindari potensi kritik dari masyarakat di masing-masing negara.

"Pemerintah di negara Eropa khawatir sebagian dari penduduk akan berbalik melawan mereka," ujarnya.

Hernandez juga menilai masyarakat di negara Eropa semakin kritis terhadap israel dan waspada terhadap peluang terseret ke dalam perang di Gaza.

Inggris hingga Yunani Dukung Operasi di Laut Merah, tapi Ogah Terlibat Langsung

Italia di mana Kementerian Pertahanan  telah mengungkapkan meski telah mengirim sebuah kapal ke Laut Merah tetapi bukan terkait dengan operasi aliansi AS.

Senada, Prancis juga enggan terlibat langsung untuk memerangi Houthi Yaman.

Prancis mengungkapkan pihaknya tetap mendukung pengamanan navigasi di Laut Merah tetapi kapal-kapal yang dikirim ke sana di bawah komando Prancis dan bukannya AS.

Sementara, Spanyol sudah memutuskan enggan bergabung dengan Operasi Penjaga Kemakmuran dan menentang penggunaan misi anti-pembajakan Uni Eropa yang sudah ada bernama Atalanta untuk melindungi pelayaran di Laut Merah.

Sedangkan beberapa negara Arab seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab sudah secara tegas tidak tertarik dengan aliansi yang dinisiasi oleh AS tersebut.

Rilis jajak pendapat dari lembaga survei, Yougov memperlihatkan negara-negara enggan untuk bergabung dengan aliansi AS utamanya disebabkan atas kemarahan publik atas serangan Israel ke Gaza.

Selain itu, secara spesifik, mayoritas warga Eropa Barat khususnya Spanyol dan Italia sudah mendesak agar Israel menghentikan agresi brutalnya di Gaza.

Ketakutan lain dari pimpinan negara-negara untuk menolak bergabung ke aliansi bentukan AS itu lantaran adanya risiko bakal menjadi sasaran selanjutnya dari Houthi Yaman.

Sepertinya hasil jajak pendapat dari Yougov sudah terbukti ketika India terang-terangan ogah masuk dalam aliansi AS tersebut.

Seorang pejabat senior militer India mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah khawatir bakal menjadi target Houthi Yaman selanjutnya ketika bergabung ke aliansi.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.