Berseteru dengan Cina, India Larang TikTok dan WeChat

Selasa, 30 Juni 2020 – 17:31 WIB

Ilustrasi penggunaan Tik Tok (Foto:Istimewa)

Ilustrasi penggunaan Tik Tok (Foto:Istimewa)

NEW DELHI, REQNewsIndia mengeluarkan larangan penggunaan 59 aplikasi mobile dari Cina, termasuk TikTok dan WeChat. Pemerintah setempat beralasan, larangan tersebut muncul karena adanya masalah privasi dan keamanan nasional dengan semua aplikasi itu pada Senin, 29 Juni 2020.

Larangan penggunaan aplikasi Cina oleh India itu menyusul bentrokan maut antara tentara kedua negara di wilayah perbatasan Himalaya, dua pekan lalu. Pada waktu itu, 20 tentara India tewas di tangan pasukan Tiongkok.

Menurut Kementerian Teknologi Informasi India, 59 aplikasi buatan Cina itu terlibat dalam berbagai kegiatan yang merugikan kedaulatan dan integritas India, pertahanan India, keamanan negara dan ketertiban umum.

“Pemerintah India telah memutuskan untuk melarang penggunaan aplikasi tertentu. Keputusan ini adalah langkah yang ditujukan untuk memastikan keamanan dan kedaulatan dunia maya India,” ungkap kementerian itu dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP, Selasa, 30 Juni 2020.

Kementerian Teknologi Informasi India menyatakan, langkah itu diambil setelah mereka menerima beberapa keluhan terkait pencurian data dan pelanggaran privasi para pengguna puluhan aplikasi tersebut. Namun, tidak dijelaskan kapan larangan itu akan mulai berlaku efektif.

Sebagian besar aplikasi mobile Cina sangat populer di India, termasuk aplikasi berbagi video milik ByteDance, TikTok dan Helo; aplikasi berbagi file SHAREit, dan; UC browser dan UC News milik Alibaba. Basis pengguna seluruh aplikasi itu mencapai lebih dari setengah miliar di India.

Diperkirakan ada sekitar 120 juta pengguna TikTok di negeri anak benua itu, menjadikannya sebagai pasar terbesar internasional aplikasi itu. Selain TikTok, SHAREit, dan UC browser, India juga memasukkan Weibo dan game strategi Clash of Kings dalam daftar aplikasi yang dilarang.