Berkaca dari Kasus Bocah di Bekasi, Haruskah Sakit Amandel Berujung pada Tindakan Operasi? Begini Penjelasan Ahli
JAKARTA, REQnews - Kasus anak di Bekasi yang mengalami mati batang otak dan berujung meninggal dunia usai menjalani operasi amandel, sedang menyita perhatian publik. Bocah tersebut diduga menjadi korban dugaan malpraktik dari pihak rumah sakit tempatnya menjalani operasi.
Melihat kasus di Bekasi tersebut, membuat publik khawatir sekaligus bertanya-tanya, sebenarnya seberapa bahaya atau berisikonya melakukan operasi amandel. Lantas, apakah sakit amandel harus selalu berujung pada tindakan operasi?
Menjawab hal tersebut, Dokter Spesialis THT, Tri Herdianto, Sp. THT-KL, mengungkapkan bahwa sejatinya setiap orang memiliki amandel, namun tidak semua kondisi harus berujung pada tindakan operasi.
"Saya mau jelasin dulu nih, amandel itu semua orang punya ya. Jadi bukan berarti semua orang yang punya amandel, berarti harus dilakukan operasi amandel, tidak," ucap dr. Tri, pada video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya, dikutip Selasa, 3 Oktober 2023.
Dokter Tri menjelaskan, ada beberapa kondisi tertentu yang harus membuat seseorang menjalani operasi amandel. Salah satunya jika mengalami radang amandel dalam jangka waktu dua bulan sekali atau lebih.
"Jadi amandel yang harus dilakukan tindakan operasi, kalau terjadi proses reaksi radang. Dan reaksi radang pun itu tidak berarti satu kali radang langsung operasi. Gak kayak gitu," jelas Dokter Tri.
"Jadi dilihat dulu nih, lebih dari tujuh kali setahun gak sakitnya? Ibaratnya atau anggap aja dua bulan sekali (sakit radang amandel). Kalau misalkan dua bulan sekali, sering sakit amandel atau sering radang tenggorokan, yaitu salah satunya harus dilakukan tindakan operasi," sambungnya.
Selain itu, kondisi amandel yang tumbuh besar, kata dia, juga harus dilakukan tindakan operasi. Sebab, jika dibiarkan, akan menyebabkan gangguan pada jalan napas.
"Atau amandelnya gede banget, sampai menyumbat jalan napas yang kita sebut, sleep apnea. Jadi pada saat tidur sampai henti napas, itu ada lho. Dan kalau ada seperti itu, harus segera operasi amandel," terangnya.
Adapun gejala-gejala radang amandel diungkapkan dr Tri adalah sebagai berikut:
Peradangan dan pembengkakan pada amandel
Nyeri tenggorokan
Amandel merah
Lapisan putih atau kuning pada amandel
Lepuh atau borok yang menyakitkan di tenggorokan
Sakit kepala
Kehilangan selera makan
Sakit telinga
Kesulitan menelan
Kelenjar bengkak di leher atau rahang
Demam dan menggigil
Bau mulut
Suara yang gatal atau teredam
Leher kaku.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.