REQNews.com

Fuhrerbunker, Markas Terakhir Nazi

Memoar

Senin, 16 Januari 2023 - 22:00

FuhrerbunkerFuhrerbunker

JAKARTA, REQnews - Tanggal 30 April 1945, Adolf Hitler sang pemimpin Nazi mati dengan menembakkan senjata api ke kepalanya sendiri di dalam Fuhrerbunker.

Kematian Hitler menandai berakhirnya Pertempuran Berlin, sekaligus jadi bagian besar penutup Perang Dunia II dengan kemenangan Sekutu.

Fuhrerbunker, sebuah tempat berlindung dari serangan udara yang terletak di dekat Kanseleri Reich di Berlin, Jerman menjadi markas terakhir Nazi, sekaligus kuburan bagi Adolf Hitler.

Hitler mulai bermarkas di Fuhrerbunker pada 16 Januari 1945, ketika Jerman sudah di ambang kehancuran.

Polandia telah dikuasai Soviet yang jalan mulus untuk bersiap masuk ke Berlin. Jerman ditumbangkan oleh Sekutu dalam peristiwa Serangan Aderness, yang membuat tentara Inggris juga Kanada masuk ke Ruhr, sementara Amerika merengsek masuk ke Mainz dan Rhine.

Sadar terkepung musuh, Hitler memutuskan bersembunyi dan memerintah pasukannya dari Fuhrerbunker, sebuah bangunan bagian dari kompleks bunker subterania yang dibangun mulai 1936 hingga 1944.

Kompleks tersebut terdiri dari dua tempat berlindung yang terpisah. Pertama, Vorbuker atau bunker depan/atas yang diselesaikan poembangunannya pada 1936. Kemudian kedua yakni Fuhrerbunker yang lebih dalamnya mencapai 25 meter di bawah Vorbunker, diselesaikan pada 1944.

Sebelum Hitler, staf seniornya yakni Martin Bormann sudah lebih dulu berada di bunker tersebut untuk mempersiapkan kedatangan Sang Fuhrer.

Beberapa bulan setelahnya, Eva Braun dan Joseph Goebbels juga ikut pindah ke Fuhrerbanker. Termasuk beberapa staf pendukung dan medis, juga tentara yang ditugaskan mengawal Hitler.

Di dalam Fuhrerbunker, Hitler menikah dengan Eva Braun, yang hanya bertahan selama 40 jam, sebelum keduanya mati bunuh diri.

Ajudan Hitler, Otto Gunsche menemukan dua jenazah di sofa di dalam Fuhrerbunker, yakni jasad Hitler dan Eva.

Menurut kesaksiannya, Eva ditemukan dengan dua kaki terangkat di sebelah kiri Hitler. Ia tewas setelah meminum sianida.

Sementara Hitler yang menembak kepalanya sendiri, ditemukan dalam posisi duduk, tergenang darah yang menetes dari pelipis kirinya.

Hitler mengakhiri hidupnya dalam bunker itu dengan pistol Walther PPK 7.65, yang ditemukan tergeletak di kaki Sang Fuhrer. Keduanya mati diperkirakan pukul 15.00-16.00 pada 30 April 1945, dan dunia baru mengetahui kabar itu sehari setelahnya.

Setelah Perang Dunia II kelar, dilakukan pemugaran pada bangunan depan atau atas. Sementara Fuhrerbunker di bagian bawah, tidak tersentuh perbaikan sampai 1988-1989.

Bangunan itu tidak ditandai dan bahkan sempat ditutup dari publik sampai tahun 2006.

 

Redaktur : Ryan Virgiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.