REQNews.com

Kala Sukarno Menolak Israel Sekeras-kerasnya!

Memoar

Kamis, 30 Maret 2023 - 04:00

Ilustrasi bendera Israel dibakarIlustrasi bendera Israel dibakar

JAKARTA, REQnews - Penolakan terhadap timnas Israel untuk bertanding di Piala Dunia U-20 dengan tuan rumah Indonesia, belakangan ini menjadi pembicaraan panas publik.

Masyarakat terbelah, ada yang setuju dengan keikutsertaan Israel, banyak juga yang menolak keras.

Bahkan, sejumlah kepala daerah, organisasi, hingga petinggi negara yang ikut menolak Israel sebagai komitmen dukungan terhadap Palestina, memicu kontroversi besar-besaran di Indonesia.

Akibatnya, kabar terbaru, FIFA sudah membatalkan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 dan akan mengumumkan penggantinya, serta sanksi lain yang menyusul.

Jauh sebelum kisruh soal ketikutsertaan Israel, Presiden Sukarno dulunya juga pernah bersikap sangat keras terhadap negara Zionis tersebut.

Sukarno adalah orang yang berdiri di depan, menentang penjajahan terhadap Palestina dan tidak mengakui kedaulatan Israel.

Pada kualifikasi Piala Dunia 1958 Swedia, timnas Indonesia atas perintah Sukarno menolak bertanding melawan Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap kedaulatan Palestina.

Bahkan, Sukarno dalam pidatonya secara terang-terangan membela Palestina, dan menentang Israel.

“Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel." ujarnya. 

Sukarno tidak peduli timnas Indonesia gagal lolos di Piala Dunia. Baginya, bertanding melawan Israel, sama saja dengan mengakui kedaulatan negara gaib tersebut.

Indonesia pun akhirnya mengundurkan diri dari Piala Dunia 1958 menyusul Taiwan dan Australia yang lebih dulu angkat kaki.

Bukan hanya itu, Sukarno juga melarang Israel ikut dalam Asian Games 1962 di Jakarta dengan tidak memberikan visa para atlet ofisial mereka.

 

Redaktur : Ryan Virgiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.