REQNews.com

Laporan KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Ini Pemicunya

News

Sabtu, 16 Mei 2020 - 04:02

Ilustrasi penganiayaan (Foto:Istimewa)Ilustrasi KDRT (Foto:Istimewa)

MAKASSAR, REQNews – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar, Tenri A Palallo mengatakan, tren jumlah laporan kekerasan yang masuk sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar meningkat.

“Kurang lebih ada 15, tadi ini ada 2, kemarin ada 3. Pemahaman kami biasanya tidak pernah sampai 15 orang dan itu mayoritas perempuan,” kata dia, Jumat 15 Mei 2020.

Pengaduan kasus kekerasan dalam rumah tangga di Kota Makassar meningkat dibandingkan sebelum pandemi Covid-19.

Menurut Tenri, pengaduan kasus yang ada didominasi oleh kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) seperti pemukulan.

Tenri menilai dugaan peningkatan kasus kekerasan dipicu faktor stres dari suami karena pemutusan hubungan kerja (PHK) saat pembatasan sosial berskala besar.

Dampak pandemi Covid-19 dinilai mempengaruhi kondisi ekonomi keluarga dan emosi seseorang.

Menanggapi itu, Penjabat Wali Kota Makassar Yusran Jusuf mengatakan telah melakukan komunikasi dengan komunitas pemerhati perempuan dan anak.

“Intinya saya ingin ada skema perhatian khusus pada ibu dan anak,” kata dia.

Perhatian tersebut, berupa stimulus dan penanganan khusus terhadap perempuan dan anak.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.