REQNews.com

Duh, Lagu Suporter Klub Sepak Bola Israel Hina Nabi Muhammad

News

Kamis, 29 Oktober 2020 - 16:31

Ayman Odeh (Foto:Istimewa)Ayman Odeh (Foto:Istimewa)

TEL AVIV, REQNews - Politisi Arab-Israel terkemuka, Ayman Odeh, geram dengan lagu rasis penggemar sepak bola Israel yang isinya menghina Nabi Muhammad. Ayman sudah meminta kepada Youtube untuk menarik lagu tersebut dari platform-nya.

Lagu berjudul La Familia jadi bagian tak terpisahkan pendukung garis keras klub sepak bola Israel, Beitar Jerusalem. Belakangan diketahui lagu berbahasa Ibrani itu isinya menghina Nabi Muhammad, mempertanyakan status dan asal mula ibunya.

Dikutip dari AFP, Kamis, 28 Oktober 2020, lagu itu sebenarnya telah diunggah ke akun berbagi video Youtube sejak 2016, tetapi baru-baru ini menjadi populer setelah muncul kontroversi penerbitan kartun Nabi Muhammad di Prancis yang memicu kemarahan umat Muslim dunia.

Dalam pernyataannya, Ayman Odeh mengecam keras lagu La Familia yang semakin ramai didengungkan di Israel. Dia juga sudah berkirim surat resmi ke Youtube yang bagian dari Google untuk menghapus semua konten yang berisi lagu tersebut.

"Setiap pelanggaran terhadap simbol agama tidak dapat diterima," kata Ayman.

"La Familia adalah nyayian kelompok rasis, dan dalam negara yang benar-benar demokratis, kelompok ini akan dilarang dalam waktu yang lama," tambahnya.

Youtube telah merespons surat dari Ayman, dan berjanji memeriksa sebelum menindaklanjuti permintaan politisi Arab-Israel itu.

Klub sepak bola Beitar Jerusalem secara historis dianggap sebagai bagian dari kelompok anti-Muslim dan anti-Arab. Namun, pada 2017 klub tersebut beruapa mengubah citranya dan menerima penghargaan atas perjuangan melawan rasisme.

Komunitas Muslim di seluruh dunia bereaksi atas pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang membela penerbitan kartun Nabi Muhammad oleh majalah satir Charlie Hebdo.

Macron dengan tegas mendukung hak kebebasan berekspresi, termasuk dengan mengejek agama tertentu pascapembunuhan seorang guru sekolah di Paris usai membahas kartun Nabi Muhammad di depan murid-muridnya.

Di Tel Aviv, warga Palestina menggelar aksi demonstrasi besar mengecam pernyataan Macron. Mereka menginjak poster bergambar wajah orang nomor satu Prancis itu sebagai bentuk kemarahan.

Sementara itu, Pemerintah Israel menegaskan dukungan mereka terhadap Macron dan Prancis terkait kontroversi yang beredar luas.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.