Diajak ke Papua Lihat Kondisi Lukas Enembe, Ini Jawaban KPK
JAKARTA, REQNews - Kuasa hukum Lukas Enembe Stefanus Roy Rening mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin untuk menginformasikan ketidakhadiran kliennya dan bermaksud mengajak dokter KPK untuk melihat kondisi Lukas Enembe ke Papua.
"Saya ke sini mewakili Pak Gubernur Lukas Enembe karena beliau berhalangan hadir karena sakit," kata Roy di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin 27 September 2022.
Kuasa hukum Lukas Enembe turut membawa surat permohonan penundaan pemeriksaan dan surat keterangan dari dokter.
Roy juga mengaku ingin mengajak tim dokter KPK untuk melihat langsung kondisi kesehatan kliennya.
Hal tersebut, menurutnya, demi memastikan bahwa tidak ada rekayasa soal kondisi kesehatan Lukas Enembe sehingga Gubernur Papua itu tidak memenuhi panggilan KPK.
"Saya mengajak tim dokter KPK untuk sama-sama kita ke Papua untuk memastikan melihat kondisi Pak Gubernur," ucap Roy Rening.
Sementara itu pihak KPK menyayangkan sikap Gubernur Papua Lukas Enembe yang memilih untuk tidak memenuhi panggilan tim penyidik KPK.
"Hari ini, KPK sedianya melakukan pemeriksaan terhadap LE (Lukas Enembe). Namun, sampai dengan saat ini yang bersangkutan belum memenuhi panggilan tersebut," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, Senin.
KPK mengakui, pihak kuasa hukum telah menyampaikan rencana ketidakhadiran tersebut pada KPK. "Karena alasan kondisi kesehatan saudara LE," lanjut Ali.
namun, pihak KPK merasa heran dengan solusi yang ditawarkan kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, yakni agar tim dokter KPK bisa hadir ke Provinsi Papua untuk melihat langsung kondisi kesehatan Lukas Enembe.
"Ini kan kami memanggil tersangka, bukan kami yang dipanggil disuruh ke sana," kata Ali.
Panggilan pemeriksaan KPK kemarin merupakan yang kedua untuk Lukas Enembe. Sebelumnya, Gubernur Papua itu juga tidak menghadiri panggilan dalam kapasitas sebagai saksi pada 2 pekan sebelumnya, Senin 12 September 2022.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.