Aduh, Trump Ikut Campur di Pilpres AS 2020? Begini Faktanya
JAKARTA, REQnews - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan mitranya didakwa pada Senin 14 Agustus 2023 malam di Georgia. Hal ini dilakukan seiring dengan penyelidikan atas upaya Trump membatalkan hasil pilpres AS 2020.
Jaksa Wilayah Fulton County Fani Wilis menegaskan jika tuduhan itu muncul dari konspirasi tindakan kriminal untuk pembatalan pemilu AS.
Tuduhan dalam dakwaan setebal 94 halaman itu muncul "dari konspirasi tindakan kriminal untuk membatalkan hasil pemilu AS 2020 di negara bagian ini," kata Willis.
Dakwaan ini merupakan yang keempat pada tahun ini terhadap Trump. Meski demikian, momentum ini juga menjadi persidangan pertama yang disiarkan televisi terhadap seorang mantan presiden.
Sebagai informasi, Trump telah menghadapi tiga dakwaan kriminal lainnya, termasuk satu dakwaan dari Penasihat Khusus AS, Jack Smith, atas tuduhan mencoba untuk membatalkan kekalahannya dari Presiden AS terpilih Joe Biden
Kemudian, ia juga menghadapi dakwaan kasus pemerasan, yang digunakan dalam sejumlah kasus untuk membongkar kelompok-kelompok kejahatan terorganisir.
Dalam dakwaan itu, disebut ada 18 orang lainnya yang ada di lingkaran terdekat Trump, termasuk mantan pengacaranya Rudy Giulani serta mantan kepala staf Gedung Putih, Mark Meadows.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.