Polisi Ungkap Kasus Rumah Produksi Film Porno di Jaksel, Diduga Pemerannya Selebgram Siskaeee
JAKARTA, REQNews - Nama selebgram Siskaee kembali ramai usai terseret dalam sebuah kasus terkait produksi film dewasa atau porno di Jakarta Selatan.
Seperti diketahui, polisi membongkar rumah produksi film porno di Jakarta Selatan yang melibatkan pemeran dari kalangan selebgram, selebritas, hingga model. Salah satu film yang diproduksi adalah Kramat Tunggak, yang diperankan Siskaeee.
Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak tak mengungkap secara gamblang soal pemeran film porno tersebut, tapi dia memberikan clue bahwa pemerannya ini bermain di film Kramat Tunggak. Khalayak mengetahui film ini diperankan oleh Siskaeee.
Seperti diketahui, Siskaee merupakan selebgram yang dipenjara selama 10 bulan karena terlibat dalam konten pornografi di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Kala itu Siskaeee memamerkan payudara dan alat kelaminnya di bandara sehingga menimbulkan banyak kerugian publik.
Perempuan bernama asli Fransiska Candra Novitasari ini kerap kali melakukan aksi kontroversial. Sebelumnya Siskaeee ini juga beberapa kali mengunggah konten kontroversi, salah satunya suka pamer bagian tubuh pada pria.
Satu konten Siskaeee yang paling terkenal adalah saat melakukan prank kepada seorang driver ojek online dengan memperlihatkan bagian daerah kemaluannya.
Siskaeee juga dikenal sebagai salah satu pemeran film Keramat Tunggak. Film ini menuai kontroversi besar hingga pernah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada akhir bulan April 2023 silam.
Rumah produksi film porno di Jakarta Selatan (Jaksel) ternyata telah beroperasi sejak 2022 lalu. Sebanyak 120 film telah diproduksi hingga kasus itu terbongkar.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, mengatakan lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Salah satu tersangka, I, mengunggah film-film tersebut ke tiga website, antara lain kelassbintangg.com, togefilm.com, dan bossinema.com.
“Sampai dengan 120 film yang diproduksi komplotan tersangka,” ucap Ade Safri kepada wartawan, Selasa 12 September 2023.
Ade menyebut, I berperan sebagai pemilik rumah produksi sekaligus sutradara. I pernah membuat film bergenre horor dan komedi.
Dia lantas beralih membuat film porno lokal karena kurangnya peminat di film horor dan komedi produksinya.
“Awalnya itu membuat film-film yang bergenre horor maupun komedi. Dalam perjalanannya kurang mendapat peminat akhirnya dicoba dengan pembuatan film-film yang bermuatan asusila atau adegan dewasa,” kata Ade.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.