REQNews.com

Hakim Putuskan Donald Trump dan 2 Putranya Lakukan Penipuan Bisnis

News

Monday, 02 October 2023 - 22:32

Presiden Amerika Serikat  Donald Trump (Foto:Istimewa)Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto:Istimewa)

NEW YORK, REQNews  -  Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghadiri sidang untuk kasus perdata di pengadilan New York, Pada Senin 2 Oktober 2023.

Dalam kasus perdata di New York, Hakim Arthur Engoron menyatakan Trump, serta dua putra tertuanya; Donald Trump Jr dan Eric Trump, dan eksekutif lainnya berbohong kepada pemungut pajak, pemberi pinjaman, dan perusahaan asuransi dengan melebih-lebihan nilai properti mereka antara tahun 2014 dan 2021.

Akibatnya, hakim mencabut izin usaha Trump Organization di New York.

"Penerapan hukuman seperti ini bisa saja menjadi pukulan besar bagi Trump untuk berbisnis di New York di masa depan," kata seorang profesor hukum bisnis di Universitas Michigan, Will Thomas kepada AFP.

Trump telah berulang kali menampik tuduhan kasus perdata di New York ini.

Menyusul kasus perdata Trump ini, Jaksa Agung Letitia James mengaku "masih memperkirakan berapa banyak kekayaan bersih Trump yang dilebih-lebihkan dalam laporan keuangan tahunan", lapor CNBC.

Dikutip CBS News,  James menggugat Trump, putra-putranya yang sudah dewasa, serta Trump Organization sebesar $250 juta.

Negara bagian New York juga mengupayakan hukuman profesional yang ketat.

Putri tertua Trump, Ivanka Trump, tidak diikutsertakan dalam gugatan tahun ini, ABC News melaporkan.

Kemungkinan besar, puluhan saksi akan dipanggil untuk memberikan keterangan mengenai kasus ini.

Hakim Arthur Engoron mengatakan persidangan kasus perdata Trump bisa berlanjut sampai Desember mendatang.

Sejumlah bisnis yang menjadi sorotan Jaksa Agung New York, Letitia James dan Hakim Arthur Engoron di antaranya, apartemen yang ukurannya diklaim tiga kali lebih besar dari aslinya, dan resor Mar-a-Lago di Florida.

Sebelum berangkat ke New York, Trump menulis di platform Truth Social miliknya.

"Saya akan pergi ke pengadilan besok pagi untuk memperjuangkan nama dan reputasi saya," tulis Trump, seperti dikutip ABC News.

Pria berusia 77 tahun itu mengecam Jaksa Agung New York Letitia James, yang menggugatnya.

Trump juga menggugat Hakim Arthur Engoron, yang memimpin persidangan non-juri.

“SEMUA KASUS INI PALSU!!!” tulis Trump, dikutip Reuters.

Pada 4 Maret 2024 mendatang, Trump dijadwalkan untuk hadir di persidangan soal kasus membatalkan hasil pemilihan presiden tahun 2020.

Sebelumnya, seorang pria di Amerika Serikat didakwa karena diduga membocorkan laporan pajak seorang pejabat tinggi pemerintah, yang diyakini merupakan mantan Presiden Donald Trump.

Charles Edward Littlejohn (38) dari Washington DC, yang bekerja sebagai konsultan Internal Revenue Service (IRS) - badan pajak AS - dituduh mencuri informasi pengembalian pajak Trump.

"Laporan pajak itu kemudian ia berikan ke dua outlet berita antara tahun 2018 dan 2020," kata Departemen Kehakiman (DoJ) dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Breaking News.

Dokumen pengadilan mengatakan kedua organisasi berita tersebut menerbitkan "banyak artikel" berdasarkan informasi ini.

Namun, Littlejohn menolak berkomentar. Jika terbukti bersalah, Littlejohn terancam hukuman lima tahun penjara.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.