Pelajar SD di Buton Jadi Korban Bullying Dipaksa Minum Air Kencing Senior, Begini Akhir Kasusnya
BUTON, REQNews - Kasus siswa SD yang menjadi korban bullying dipaksa minum air kencing seniornya di Buton, Sulawesi Tenggara, mendapat perhatian dari banyak pihak.
Kasus ini pun berujung damai. Para orangtua dan pelaku sepakat melakukan mediasi. Kasus ini tidak diusut ke kepolisian.
Keluarga korban telah berdamai dengan empat pelaku. Keluarga pelaku dan korban dipertemukan di balai desa dan dimediasi untuk berdamai.
Aksi perundungan ini sudah beberapa kali dilakukan mediasi. Namun selalu saja tidak menemukan hasil. Pasalnya salah satu orangtua dari empat pelaku tidak mau meminta maaf karena merasa anaknya benar.
Orangtua pelaku juga tidak terima jika aksi perundungan ini diliput oleh media. Hasil mediasi, pelaku dan korban akhirnya bersepakat untuk berdamai dan tidak melanjutkan kasus ini ke ranah hukum.
Sebelumnya, PR, murid kelas 1 SD Negeri di Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) dipaksa meminum air kencing oleh empat orang kakak kelasnya.
Peristiwa perundungan ini terjadi pada hari Rabu, 27 September 2023 lalu. Saat itu, korban tengah bermain bersama teman sebayanya tak jauh dari rumah mereka. Empat pelaku menghampiri korban dan mengisi kantong bekas es dengan air kencing mereka.
Sebelumnya, kasus bullying ini sudah dilaporkan orang tua korban pada kantor UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Buton.
Sebab akibat perundungan ini, korban tidak mau ke sekolah karena trauma. Korban juga takut menjadi bahan bully-an di sekolahnya.
Pihak UPTD PPA Buton, akan terus melakukan pendapingan untuk memulihkan trauma korban. PPA juga akan melakukan pendampingan terhadap para pelaku, karena mereka masih di bawah umur.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.