REQNews.com

Ini Kata IDI, Dokter Ngaku Lalai Terkait Kematian Ibu Muda Saat Persalinan di Sumedang

News

Friday, 06 October 2023 - 19:31

Ilustrasi Kamar MayatIlustrasi Kamar Mayat

SUMEDANG, REQNews -  Dokter yang menangani ibu muda bernama Mamay Maida (27) saat persalinan di RSUD Sumedang  telah mengakui kesalahan bahwa dia lalai yang menyebabkan ibu dan jabang bayi meninggal.

Mamay dan jabang bayinya meninggal dunia pada MInggu 1 Oktober 2023.

Atas kelalaiannya itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) akan memanggil sang dokter.

Kepada suami Mamay, Ardiansyah Apandi (30), dokter tersebut sudah meminta maaf.

Awalnya, Ardiansyah  akan membawa kasus ini ke ranah hukum. Namun, oleh gurunya di Pesantren Cikalama, Cimanggung, Sumedang, Ardiansyah diminta untuk memaafkan.

Ketua Ikatan Dokter Indonesa (IDI) Jawa Barat, dr. Eka Mulyana mengatakan bila ditemukan unsur kelalaian, maka ada yang disebut Majelis Penegakan Disiplin Kedokteran.

Hal itu sesuai dengan amanat Undang-undang nomor 17 tahun tentang Kesehatan.

"Diatur, bila ditemukan unsur kelalaian, maka ada yang disebut Majelis Penegakan Disiplin Kedokteran,"

"Penyidik dari aparat berwenang pun akan menunggu keputusan dari majelis ini," kata Ketua Ikatan Dokter Indonesa (IDI) Jawa Barat, dr. Eka Mulyana, Jumat 6 Oktober 2023.

IDI sendiri punya mekanisme dalam pemberian sanksi ini.

Menurut Eka, karena di Jawa Barat ada pengurus IDI kota/kabupaten, termasuk di Sumedang, maka yang bersangkutan akan diundang terlebih dahulu oleh pengurus di tingkatnya.

Sebelumnya kabar pilu datang dari Sumedang, seorang ibu yang menjalani persalinan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang meninggal dunia bersama bayinya yang belum sempat lahir.

Suami perempuan berprofesi sebagai guru  itu menduga kematian istrinya akibat kelalaian pihak RSUD Sumedang yang terus "mencekoki" istrinya dengan obat induksi meski kondisi perempuan itu telah lemah. 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.