REQNews.com

Dibully Kakak Kelas, Siswa SMP di Banyuwangi Dilarikan ke Rumah Sakit Alami Retak Tulang

News

Monday, 16 October 2023 - 21:03

Ilustrasi Perundungan (Foto:Istimewa)Ilustrasi Perundungan (Foto:Istimewa)

BANYUWANGI, REQNews - RDA (13) siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Banyuwangi, harus dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami retak tulang usai jadi korban perundungan atau bullying kakak kelasnya.

Menurut ibu korban, Kholifah Yuliani (23), anaknya dianiaya pertama terjadi saat korban ke toilet sekolah bersama seorang rekannya.

Menurut pengakuan korban kepada sang ibu, korban tiba-tiba diadang oleh seorang kakak kelas yang tidak dia kenal, selanjutnya dia dipertemukan dengan B terduga pelaku.

"Anak saya kemudian diajak ke belakang kelas dan dihajar berkali-kali di sana," kata Kholifah, dikutip dari liputan6, Senin 16 Oktober 2023.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka-luka. Menurut Kholifah, pada saat itu, anak mengalami dua luka benjol di kepala. Usai dianiaya, korban menelepon ibunya, minta dijemput.

"Saya kira minta dijemput karena pulang cepat karena hari itu Jumat," tambah dia.

Sang ibu baru mengetahuinya bahwa anaknya telah menjadi korban perundungan dan penganiayaan setelah bertemu sang anak dan mendengar ceritanya secara langsung.

Dari kejadian itu, Kholifah menghubungi guru wali kelas dan menceritakan kronologi penganiayaan yang dialami sang anak melalui telepon. Sang guru, kata Kholifah, mengaku akan mengawasi korban dan terduga pelaku di hari sekolah berikutnya.

Lalu, korban kembali dihajar oleh pelaku. Saat itu, korban baru saja pulang dari jumatan di masjid dekat rumah temannya di Kelurahan Kepatihan Banyuwangi. Kebetulan, terduga pelaku juga tinggal di kelurahan yang sama.

"Anak saya berencana bertemu yang memukul dia untuk mengajak saling bermaafan dan damai, supaya dia bisa bersekolah lagi dengan tenang," kata dia.

Namun yang korban alami justru naas. Setelah bertemu terduga pelaku, korban diajak ke tempat di sekitar Gedung Wanita Banyuwangi, tak jauh dari masjid. Di sana, menurut Kholifah, korban dihajar dengan lebih parah.

"Anak saya dipukuli, kepalanya diinjak-injak," tambah dia.

Rekan korban dan warga yang mengetahui kejadian itu kemudian menolongnya. Ia dibawa pulang dengan kondisi memprihatinkan.

"B (terduga pelaku) juga diajak ke rumah saya sama warga. Saya tanya kenapa anak saya dipukuli. Ternyata masalah sepele sekali," tambah dia.

Menurut pengakuan B kepada ibu korban, ia memukul anaknya karena tak terima pernah dilihati oleh korban. Padahal menurut Kholifah, anaknya melihati terduga pelaku tanpa ada maksud apa-apa.

Setelahnya, korban kemudian dilarikan ke RSUD Blambangan untuk mendapat perawatan. Hasil pemeriksaan petugas medis, korban mengalami retak tulang di tangan kirinya. Juga beberapa luka lain di bagian tubuh.

Retak tulang tangan itu juga harus dioperasi. Proses operasi rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat.

Kholifah juga telah melaporkan kejadian yang dialami anaknya ke Mapolresta Banyuwangi. Ia berharap anaknya bisa mendapat keadilan hukum setelah peristiwa yang dialaminya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.