REQNews.com

Malam-malam KPK Jemput Lukas Enembe dari RSPAD Gatot Soebroto, Keluarga Protes Keras

News

Wednesday, 18 October 2023 - 13:31

Almarhum Lukas Enembe (Foto:Istimewa)Almarhum Lukas Enembe (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjemput Gubernur Papua non aktif Lukas Enembe dari RSPAD Gatot Soebroto, pada  pukul 20.00, Selasa 11 Oktober 2023.

Tindakan KPK tersebut diprotes keras oleh pihak keluarga Lukas Enembe.

Menurut Elius Enembe adik Lukas Enembe,  KPK dijemput paksa Lukas Enembe dalam keadaan memprihatinkan, kaki dan tangan bengkak, tidak bisa berjalan, dan kondisi ginjal rusak yang sudah tidak berfungsi lagi. Keluarga mengaku tidak bertanggung jawab jika terjadi sesuatu yang membahayakan Lukas karena dijemput paksa oleh KPK.

"Kami sangat keberatan. Dan kami protes keras atas aksi penyidik KPK yang sangat tidak manusiawi ini. Mereka jemput Bapak dari rumah sakit dalam keadaan Bapak tidak berdaya apa-apa, kaki bengkak, tidak bisa berjalan, dan ginjal yang sudah tidak berfungsi lagi. Luar biasa KPK memperlakukan Pa Lukas. Amat sangat tidak manusiawi," Ujar Elius Enembe kepada wartawan, Selasa malam 17 Oktober 203.

Langkah KPK menurut keluarga sangat tidak manusiawi apalagi waktu pembantaran yang diberikan oleh Majelis Hakim adalah sampai tanggal 19 Oktober 2023 tetapi KPK menjemput paksa Lukas sebelumnya.

Menurut Elius Enembe, KPK sama sekali tidak menghargai keputusan majelis hakim yang memberikan waktu pembantaran untuk Lukas agar mendapat perawatan intensif sampai tanggal 19 Oktober 2023.  

"Maka kami keluarga tegaskan, bahwa kami tidak bertanggung jawab jika terjadi sesuatu pada Bapak Lukas karena dia sudah dijemput paksa oleh KPK. Biarkan rakyat Indonesia tahu, rakyat Papua tau bagaimana pemimpin Papua diperlakukan. Sungguh amat sadis," ucap Elius.  

Dia berharap agar keadilan tetap akan ditegakan atas dasar kemanusiaan.

Upaya mengkriminalisasi Lukas oleh KPK kata dia sudah pada tahap yang sangat luar biasa.

Keluarga Lukas Enembe mengaku capek meminta keadilan dari KPK.

"Kami saksi bagiamana KPK datang ambil bapak secara paksa.  Kami sudah teriak dan capek meminta keadilan," pungkas Elius.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.