Kasus Pencabulan Santriwati di Langkat Dikabarkan Berdamai, Polisi Ungkap Fakta Ini
MEDAN, REQNews - Beredar isu dan kabar telah terjadi perdamaian antara santriwati yang dicabuli oleh tersangka yang merupakan pemilik pondok pesantren berinisial K .
Namun, Polres Langkat membantah kabar dan isu tersebut.
Kasi Humas Polres Langkat, AKP S Yudianto mengatakan, ada beberapa pihak yang melakukan intervensi kasus yang telah menyita perhatian masyarakat itu.
Artinya ketika masih tahap penyelidikan, ia menyebut, sudah ada beberapa pihak yang mencoba menjajaki jalur perdamaian.
"Kalau mau berdamai sebelum dia ditahan, sudah banyak kali orang yang berusaha mendamaikannya antara pelaku dan korban," ujar Yudianto, Senin 23 Oktober 2023.
Sejauh ini yang dia tahu, Yudianto menjelaskan, tidak ada perdamaian yang terjadi antara tersangka dengan korban dalam kasus dugaan pencabulan dan pelecehan seksual itu.
"Gak ada berdamai, tapi gak tau (kalau) di kampungnya sana. Kanit PPA barusan ditanya, belum dapat kabar," kata Yudianto.
Sementara itu, Pendamping Korban dari UPTD PPA Pemerintah Kabupaten Langkat, Malahayati menyatakan, sejauh ini belum mendengar adanya perdamaian antara korban dan pelaku.
"Belum ada saya dengar. Cuma memang keluarga pelaku melalui istrinya, sudah berulang kali mendatangi keluarga korban," ujar Malahayati
Ia menyarankan jika nantinya perdamaian terjadi, harusnya pihak keluarga korban memberitahu UPTD PPA Langkat. Dengan pembereitahuan itu pihaknya akan surat pemberhentian pendampingan terhadap korban.
"Harusnya pihak kita diberitahu kalau misal perdamaian itu terjadi. Karena apa, biar kita buat surat pemberhentian pendampingan terhadap korban," ujar Malahayati.
sementara itu, pengamat hukum, Muhammad Arrasyid Ridho menilai, keliru jika terjadi perdamaian antara pelaku dan korban.
"Karena perkara cabul atau pelecehan terhadap anak itu bukan delik aduan, sehingga gak boleh ada perdamaian karena korbannya anak. Harus ada peran serta kita untuk kawal kasus-kasus yang korbannya anak, kasihan," katanya.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.