REQNews.com

Viral, Video Tahanan Palestina Dijadikan Perisai Manusia oleh Tentara Israel

News

Friday, 10 November 2023 - 16:31

Tentara Israel menjadikan seorang tahanan Palestina sebagai perisai manusia (Foto:@AJA_Palestine)Tentara Israel menjadikan seorang tahanan Palestina sebagai perisai manusia (Foto:@AJA_Palestine)

JAKARTA, REQNews  -  AlJazeera Arab mengunggah sebuah video yang memperlihatkan seorang tahanan Palestina dijadikan perisai manusia oleh tentara Israel.

Lewat akun X (dulu Twitter) @AJA_Palestine, Jumat 10 November 2023 unggahan tersebut memperlihatkan seorang pria mengenakan pakaian serba hitam berlutut di tengah jalan.

Matanya ditutup menggunakan kain putih. Sementara itu, pria berseragam yang merupakan tentara Israel, berdiri di belakangnya.

Tentara Israel tersebut menargetkan senjata ke arah pria itu. AlJazeera telah mengidentifikasi sosok pria tersebut.
Ia adalah tahanan asal Palestina bernama Alaa Abu Hashhash.

Hashhash dimanfaatkan sebagai perisai manusia dalam operasi militer terbaru tentara Israel di Tepi Barat yang diduduki.

"Pasukan pendudukan Israel menjadikan tahanan Alaa Abu Hashhash yang telah dibebaskan, sebagai perisai manusia selama konfrontasi di kamp Al-Fawwar di Hebron," tulis keterangan @AJA_Palestine.

Diketahui, penahanan administratif terhadap warga Palestina yang dilakukan Israel, telah meningkat sepanjang 2023.

Menurut catatan Amnesty International, per 1 Oktober 2023, jumlah tahanan Palestina mencapai 1.319 orang.

Pada 1 November 2023, jumlah tersebut meningkat menjadi lebih dari 2.070 warga Palestina yang ditahan secara administratif.

Oleh Israel, warga Palestina diklasifikasikan sebagai "tahanan keamanan" yang sering ditahan tanpa tuduhan atau pengadilan.

Sebagian besar dari warga Palestina yang menjadi tahanan, ditahan berdasarkan perintah penahanan administratif yang dapat diperpanjang tanpa batas waktu setiap enam bulan.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.