Petinggi Meta Masuk Daftar Buronan, Ini yang Membuat Pemerintah Rusia Geram
MOSKOW, REQNews - Petinggi Meta, Andy Stone masuk dalam daftar pencarian orang alias buronan pemerintah Rusia.
Dikutip dari QZ, Selasa 28 November 2023, kabar yang beredar, juru bicara Meta itu disebut sengaja mengubah kebijakan untuk menyudutkan Rusia.
Stone dilaporkan sudah menjadi buronan sejak Februari lalu. Dia disebut sengaja membiarkan Facebook dan Instagram mempublikasikan pidato kekerasan terkait invasi Rusia ke Ukraina, hingga gerakan Anti-Putin.
Kementerian Dalam Negeri Rusia lantas mengeluarkan daftar buronan Stone secara online pada Oktober kemarin. Diketahui Stone disebut sebagai biang keladi atas perubahan kebijakan sementara perusahaan.
Dalam laporan itu, kebijakan Meta yang diubah Stone memungkinkan kata-kata provokatif seperti 'Matilah Penjajah Rusia' dapat lolos ke platform media sosial mereka seperti Instagram dan Facebook. Belum lagi adanya ujaran kebencian untuk membunuh Presiden Putin.
Yang mencurigakan adalah, aturan yang dilanggar ini hanya berlaku di negara-negara tertentu, Armenia, Azerbaijan, Estonia, Georgia, Hongaria, Latvia, Lituania, Polandia, Rumania, Rusia, Slovakia, dan Ukraina. Di sisi lain, Stone juga dianggap lepas tangan atas aturan tersebut.
Rusia sendiri secara terang-terangan memblokir Facebook, Instagram, dan masih banyak lagi. Komite Investigasi Rusia membuka kasus pidana atas seruan kekerasan dan pembunuhan ini, dan pihak berwenang Rusia dan menganggap Meta sebagai organisasi “teroris dan ekstremis”, dan segera mengambil tindakan hukum.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.