REQNews.com

Diluar Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Israel, Hamas Bebaskan Sandera Rusia Bentuk Terima Kasih Kepada Putin

News

Thursday, 30 November 2023 - 09:00

Presiden Rusia Vladimir PutinPresiden Rusia Vladimir Putin

GAZA, REQNews -  Hamas mengungkap rencana akan pembebasan sandera asal warga Rusia dari Gaza pada saat gencatan senjata.

Wakil Kepala Biro Politik Hamas Mousa Abu Marzouk menegaskan pembebasan beberapa warga Rusia yang juga berkewarganegaraan Israel itu merupakan bentuk terima kasih kepada Presiden Vladimir Putin.

Menurut Marzouk, sejauh ini baru satu warga Rusia yang dibebaskan, namun di hari terakhir gencatan senjata, Rabu 29 November 2023, ada beberapa lagi yang akan dilepas.  

Warga Rusia yang dibebaskan itu terpisah dari kesepakatan gencatan senjata dengan Israel yakni 70 sesuai perpanjangan yang disepakati.

“Hari ini, beberapa orang lainnya akan dibebaskan secara terpisah dari perjanjian gencatan senjata sebagai apresiasi atas sikap Presiden Putin,” kata Marzouk, dalam pernyataannya di X.

Putin beberapa kali memberikan dukungan bagi Palestina atas serangan Israel. Dia mengecam serangan terhadap warga sipil serta mendesak gencatan senjata segera.

Sementara itu Hamas mengumumkan ada 30 tahanan perempuan Palestina yang akan dibebaskan dari penjara Israel hari ini.

Satu di antaranya adalah aktivis perempuan Ahed Tamimi. Dia dikenal karena keberaniannya melawan tentara Israel dalam berbagai kesempatan, bahkan sampai menampar.

Sementara itu para tahanan perempuan yang dibebaskan berasal dari berbagai kota di Tepi Barat, termasuk Hebron, Ramallah, serta Yerusalem.

Perpanjangan Gencatan Senjata Ghazi Hamad, anggota biro politik Hamas, mengatakan pihaknya berupaya sangat keras untuk memperpanjang gencatan senjata.

Hamas serta negara penengah yakni Qatar dan Mesir sedang berkompromi untuk mencapai kesepakatan baru dengan Israel. Dia mengakui kondisinya tidak mudah dan selalu berubah dari waktu ke waktu. Meski demikian Hamad yakni gencatan senjata akan diperpanjang.

“Kami siap melepaskan lebih banyak sandera untuk perpanjangan gencatan senjata. Kami sedang berkomunikasi dengan saudara-saudara kami di Qatar dan Mesir untuk melihat bagaimana bisa mengelola operasi ini. Saya berharap ini (gencatan senjata) bisa diterapkan hari ini dan kita akan mencapai perpanjangan untuk hari-hari berikutnya lagi,” katanya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.