REQNews.com

Ini Motif OTK yang Lakukan Penyerangan dan Lecehkan Santriwati Pesantren di Sulsel

News

Friday, 15 December 2023 - 17:31

Ilustrasi ditangkapIlustrasi ditangkap

SULSEL, REQNews  - Polisi sudah menangkap pelaku peneroran terhadap Pondok Pesantren Darul Istiqomah di Desa Wara, Kecamatan Kamanre, Luwu, Sulawesi Selatan.

Video aksi teror pada lembaga pendidikan tersebut viral di media sosial.  Dalam video tersebut terlihat belasan orang santri putri menangis histeris dalam masjid. 

Bahkan pelaku teror melakukan pelecehan dengan mencoba menarik kerudung santri putri yang sedang mengaji.

"Satu orang diduga pelaku penyerangan sudah ditangkap dan sekarang masih menjalani pemeriksaan. Hasil penyelidikan sementara, aksi teror ini ada kaitannya dengan sengketa lahan antara ahli waris pemilik lahan dan pengasuh pesantren," kata Kapolres Luwu AKBP Arisandi, Jumat 15 Desember 2023.

Arisandi mengatakan persoalan lahan antara ahli waris dan pengasuh pesantren sudah berlangsung lama dan belum ada kesepakatan dari para pihak. Akibatnya anak-anak yang belajar di pondok pesantren tersebut menjadi korban.

"Sebelumnya sudah ada yang kita proses dan sudah sampai ke penuntutan. Kasusnya terkait hak dan kemerdekaan anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Sebelumnya pemilik lahan melarang aktivitas di pesantren dengan memblokade semua pintu masuk ke pesantren," ujarnya.

Arisandi menyebut polisi masih terus mengembangkan kasus ini dan dimungkinkan adanya pelaku lain yang ikut terlibat.

Penyerangan di Pondok Pesantren Darul Istiqomah terjadi pada Rabu 13 Desember 2023 malam.

Penyerangan itu menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan serta melukai santri putra.

"Sempat dibakar, tapi cepat dipadamkan oleh pengurus pondok pesantren sehingga api tidak membesar," ungkapnya.

Berdasarkan keterangan media sosial instagram @beritasumutterkini,  menjelaskan bahwa Pondok Pesantren Darul Istiqamah diserang sejumlah orang tak dikenal (OTK) pada Rabu 13 Desember 2023 malam, sekitar pukul 20.30 WITA.

"Puluhan OTK yang mengenakan penutup wajah itu membakar bangunan pondok, menganiaya pengajar dan bahkan terdapat santriwati dilecehkan di dalam ruangan saat mengaji," tulis akun beritasumutterkini seperti yang dikutip pada hari Jumat 15 Desember 2023.

“Puluhan orang. Mereka melakukan penganiayaan pembakaran dan pelecehan (dia menarik kerudung santri putri yang sedang mengaji),” kata pengurus Pondok Pesantren Darul Istiqamah, Muallim Arif yang ditulis akun tersebut.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.