REQNews.com

Usai Viral Pinta Petugas Bandara Ngurah Rai Tak Pakai Hijab, Kini Anggota DPD Bali Arya Wedakarna Minta Maaf, Begini Pembelaannya

News

Tuesday, 02 January 2024 - 20:03

Anggota DPD RI Arya WedakarnaAnggota DPD RI Arya Wedakarna

JAKARTA, REQNews - Anggota DPD RI Bali, Arya Wedakarna yang baru saja bikin heboh dengan pernyataannya  diduga rasis kepada wanita petugas bandara yang menggunakan penutup kepala di bandara Bali akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf.

Dalam klarifikasinya, Arya mengaku bahwa video itu telah dipotong oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Mengenai video viral yang beredar di masyarakat, bahwa video yang beredar adalah video yang telah dipotong oleh sejumlah media maupun oleh orang yang tidak bertanggung jawab," ucap Arya dalam sebuah video unggahan di media sosial pribadinya, Selasa 2 Januari 2024.

Arya mengatakan pernyataannya  saat itu sedang memberikan arahan kepada petugas Bea Cukai dan juga pimpinan bea cukai yang hadir di bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Arya meminta agar yang menjadi frontliner atau petugas terdepan yang menyambut langsung para tamu atau wisatawan yang mendarat di bandara adalah putra/putri asli Bali.

"Saya kira hal ini sangat wajar, siapapun dan di manapun, tetap semangat putra daerah menjadi cita-cita dari semua wakil rakyat," katanya.

Ia pun meminta kepada salah seorang karyawan atau karyawati yang kebetulan bersuku Bali yang hadir, untuk lebih mengedepankan ciri-ciri kebudayaan Bali di dalam proses menyambut wisatawan.

Dari pernyataannya itu, Arya menganggap tidak ada ucapannya yang menyinggung kelompok agama manapun dan suku apapun. Arya juga menerapkan, bahwa arahannya ini selaras dengan Peraturan Daerah Bali No 2 Tahun 2012.

"Jadi, kami tak ada menyebutkan nama agama apapun, nama suku apapun, dan juga kepercayaan apapun, bahwa hal tersebut sudah selaras dengan peraturan Perda Bali, Nomor 2 Tahun 2012 yakni tentang pariwisata Bali yang berlandaskan kebudayaan dan dijiwai agama Hindu," tuturnya.

Arya Wedakarna juga menyampaikan permintaan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersinggung dengan apa yang disampaikannya. Ia pun berharap hal itu bisa terus memacu agar instansi negara mengedepankan pelayanan dengan tanpa melupakan budaya.
 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.