REQNews.com

Menteri Risma Kembali Ngamuk, Kali ini di NTT kepada Pendamping PKH

News

Monday, 26 February 2024 - 12:31

Mensos RI Tri Rismaharini (Foto: Istimewa)Mensos RI Tri Rismaharini (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Menteri Sosial Tri Rismaharini kembali membuat heboh dengan prilaku yang suka murka dan ngamuk di depan umum.

Kali ini, yang terkena amukannya adalah pendamping PKH (Program Keluarga Harapan penyalur bantuan Kemensos) di Desa Golo Wune, Pegunungan Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu 25 Februari 2024.

"Jangan ketawa, saya ngomong serius ini. Saya enggak pernah dapat laporan dari kalian masalah-masalah seperti ini. Dosa kalian semua! Dosa kalian!" pungkas Risma dikutip dari tvonenews.com, Senin 26 Februari 2024.

Ternyata, Risma marah lantaran mengetahui dari media tentang Maria Evin, seharusnya, Risma tahu dari pendamping PKH.

Menurut Risma, Maria adalah ibu yang mengurus 3 anak seorang diri di gubuk reyot. Suami Maria pergi merantau dan tidak kembali.

Nah, dalam perbincangan dengan Risma, pendamping PKH itu awalnya mengusulkan Kemensos untuk memberikan motor trail supaya para pendamping PKH dapat menjangkau area sulit.

Di situlah Risma amarahnya meledak, karena pendamping PKH di Papua pun bisa melaksanakan tugasnya tanpa motor trail.

"Saya harus keras soalnya. Saya di Kemensos keras saya ngomong, coba tanya, dulu di Kemensos saya datang jam 7 pagi, setengah 7, gak ada yang datang. Sekarang saya datang setengah 7, banyak yang datang," pungkas Risma.

"Saya pulang, dulu, jam 4 sore, 5 sore, sudah enggak ada orang. Sekarang penuh di kantor sampai jam 9 malam. Berubah. Karena kita tidak akan pernah selesai kalau mereka belum sejahtera. Hayo. Mana loh pertanggungjawaban kalian," sambungnya. 
"Saya keras karena itu dititipkan Tuhan kepada kita, bukan hanya agama, kita dibayar untuk ngurusi mereka. Paham!? Saya keras lho, saya enggak mau foto dengan kalian. Paham ya anak-anakku semuanya!?" ujarnya kembali.

Tidak hanya itu saja, ia juga singgung soal kerja dengan hati untuk membantu orang miskin, dan banyak orang di sekitar masih hidup dengan tidak layak.

"Saya ngomong sama staf saya, 'Bu, ke Labuan Bajo, ibu rekreasi,' gila itu saya melihat orang miskin saja enggak tega, ngapain saya rekreasi? Saya enggak mau itu gunakan itu," kata Risma.

"Masih banyak saudara kita yang membutuhkan perhatian kita. Kalau mereka hidupnya lebih bagus, kita berhak untuk hidup lebih bagus, tapi kalau kalau mereka belum, kita tidak berhak, termasuk saya. Paham anak-anakku semuanya? Ayolah, ayo kerja yang ikhlas," pungkasnya.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.