Sekjen PBB Murka, Desak Gencatan Senjata Segera di Gaza
NEW YORK CITY, REQNews - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Senin 11 Maret 2024 menyerukan 'pembungkaman senjata' di Gaza.
Ia mengatakan gencatan senjata harus segera dilakukan untuk menghormatinya bulan suci Ramadhan.
"Ramadhan merayakan perdamaian, rekonsiliasi dan solidaritas. Namun meskipun Ramadhan telah dimulai, pembunuhan, pemboman dan pertumpahan darah terus terjadi di Gaza," kata Guterres kepada wartawan, dikutip dari Al Arabiya.
Tidak hanya gencatan senjata, ia mendesak sandera untuk segera dibebaskan dan bantuan untuk warga Gaza segera ditingkatkan.
"Penghapusan semua hambatan untuk memastikan pengiriman bantuan yang menyelamatkan nyawa dengan kecepatan dan skala besar yang diperlukan," tambahnya.
PBB mengatakan kurangnya bantuan makanan, membuat 2,4 juta warga Gaza mengalami kelaparan.
Mengingat kejadian sebelumnya ketika tentara Israel telah menembaki kerumunan warga Palestina yang sedang menunggu bantuan di bundaran Al-Nabulsi dekat Jalan Al-Rashid di barat daya Kota Gaza pada Kamis 1 Maret 2024.
Saat orang-orang berkumpul untuk mendapatkan bantuan, mereka ditembak dan ditabrak oleh kendaraan tentara Israel.
Akibatnya, 112 warga Palestina tewas dan 750 orang mengalami luka-luka.
Hal tersebut menambah kekhawatiran Guterres terhadap keselamatan warga Gaza.
“Mata sejarah sedang mengawasi. Kita tidak bisa mengabaikannya. Kita harus bertindak untuk menghindari kematian yang lebih bisa dicegah," katanya, dikutip dari Al Mayadeen.
Menurutnya, serangan yang terus menghantam warga Gaza ini harus segera diakhiri.
“Kita telah menyaksikan pembunuhan dan penghancuran warga sipil dari bulan ke bulan pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya selama saya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal,” katanya.
"Namun bantuan akan datang sedikit demi sedikit, jika memang bantuan itu datang. Hukum humaniter internasional sudah compang-camping," tambahnya.
Pemerintah Kota Gaza telah menyuarakan keprihatinan mendalam atas krisis kelaparan yang memburuk dengan cepat. Banyak warga Gaza yang meninggal akibat kelaparan.
"Kami memperingatkan terhadap kematian lebih lanjut akibat kelaparan dan kehausan di Gaza utara, jika krisis kemanusiaan yang parah terus berlanjut,” kata juru bicara kotamadya Husni Mahna kepada Anadolu Ajansi.
Mahna mengatkan saat ini sangat diperlukan bantuan makanan di wilayah Gaza untuk mencegah krisis kelaparan yang semakin parah.
Krisis kelaparan juga menyebabkan anak-anak di Gaza kekurangan gizi dan meninggal dunia.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.