Bos Gangster Menggila, Haiti Kini Dikuasai dan Situasi Mencekam
JAKARTA, REQnews - Usai Perdana Menteri Ariel Henry mengundurkan diri, Haiti semakin mencekam dan mengerikan. Negara tersebut kini dikuasai geng yang membuat kekacauan.
Port au Prince, menjadi ibu kota yang sunyi. Suara helikopter yang menjadi pertanda bahwa seseorang mampu meninggalkan kota.
Berdasarkan laporan dari CNN, situasi cenderung memburuk sejak bulan lalu. Mantan PM Henry pun memutuskan kabur usai terkepung. Meski demikian belum jelas siapa sosok yang akan mengisi kekosongan jabatannya dan kapan.
Masyarakat pun merasa takut untuk keluar rumah, kota juga dipenuhi oleh pertempuran antara geng dengan polisi. Suara tembakan dan kepulan asap sudah menjadi suatu hal yang normal.
Seluruh jalanan pun diblokir oleh geng tersebut baik pelabuhan dan bandara internasional. Toko-toko kelontong juga kehabisan makanan, demikian halnya dengan bahan bakar di SPBU.
Adapun satu-satunya transportasi yang bisa masuk ke kota adalah helikopter swasta. Sejumlah pilot juga mengemukakan jika ratusan orang memasukkan nama mereka dalam daftar untuk meninggalkan ibukota melalui jalur udara.
Sebelumnya diketahui jika Haiti dilanda krisis sejak awal Maret ketika geng-geng menyerukan pengunduran diri Perdana Menteri Henry dan pemerintahannya. Untuk kali pertama, geng dan koalisi yang bersaing mulai membuat kekacauan terkoordinasi di berbagai wilayah.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.