Menyedihkan, Dokter Berkunjung ke RS Gaza Tercengang Melihat Kondisi Anak-Anak Palestina
JAKARTA, REQnews - Perang Israel melawan Hamas ternyata berdampak sangat signifikan terhadap anak-anak Palestina. Tim dokter internasional yang mengunjungi rumah sakit di Gaza sampai tercengang melihat kondisi tersebut.
Terlihat jika seorang balita meninggal karena cedera otak akibat serangan Israel yang mematahkan tengkoraknya. Sepupunya, yang masih bayi, masih berjuang untuk hidupnya dengan sebagian wajahnya hancur akibat serangan yang sama.
Kemudian ada juga seorang anak laki-laki berumur 10 tahun yang tidak mempunyai hubungan keluarga berteriak kesakitan kepada orang tuanya, tanpa mengetahui bahwa mereka terbunuh dalam serangan tersebut.
Adapun kondisi tersebut dikemukakan berdasarkan penuturan Tanya Haj Hassan, seorang dokter perawatan intensif anak dari Yordania, yang juga dipublikasikan di Associated Press.
Setelah hampir enam bulan perang, sektor kesehatan di Gaza telah hancur. Sekitar selusin dari 36 rumah sakit di Gaza hanya berfungsi sebagian. Sisanya telah ditutup atau hampir tidak berfungsi setelah kehabisan bahan bakar dan obat-obatan.
Alhasil, rumah sakit seperti Al-Aqsa Martyrs bisa merawat sejumlah besar pasien dengan persediaan dan staf yang sangat terbatas. Adapun Mayoritas tempat tidur unit perawatan intensif ditempati oleh anak-anak, termasuk bayi yang dibalut perban dan memakai masker oksigen.
“Saya menghabiskan sebagian besar waktu saya di sini untuk menyadarkan anak-anak,” kata Haj-Hassan setelah shift baru-baru ini.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.