Dianggap Tak Serius Tangani Kasus Firli Bahuri, ICW Desak Pencopotan Kapolda Metro Jaya
JAKARTA, REQNews - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto tidak serius dalam menangani kasus pemerasan yang dilakukan eks Ketua KPK Firli Bahuri.
Kasus dugaan pemerasan yang dilakukan eks Ketua KPK Firli Bahuri ke mantan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Polda Metro Jaya dirasa berjalan di tempat.
Hingga kini, tidak ada perkembangan yang signifikan dalam proses penyidikannya.
Hal itu terbukti dengan berkas perkara yang tak kunjung lengkap dan diserahkan ke kejaksaan untuk segera disidangkan.
Firli Bahuri yang sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak November 2023 lalu, hingga kini belum juga ditahan.
"Menurut ICW, kondisi ini juga memperlihatkan bahwa Kepala Polda Metro Jaya, Irjen Karyoto, tidak benar-benar serius dalam menangani perkara Firli ini," kata Peneliti ICW, Diky Anandya, dikutip dari Tribunnews, Rabu 26 Juni 2024.
Terlebih, sudah ada sejumlah fakta persidangan yang diungkap terdakwa korupsi SYL salah satunya terkait penyerahan uang sebesar Rp1,3 miliar ke Firli Bahuri.
"Akan tetapi ICW memandang bahwa kesaksian Syahrul dalam persidangan tersebut patut dipandang sebagai kritik atas lambatnya penanganan perkara dugaan pemerasan Firli oleh Polda Metro Jaya," ucapnya.
"Sebagaimana diketahui, bahwa semenjak menyandang status tersangka pada 22 November 2023 lalu, penyidik Polda Metro Jaya tidak kunjung melengkapi berkas perkara untuk dapat segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum," sambungnya.
Menurutnya, seharusnya Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo segera mencopot Irjen Karyoto karena akan semakin memperburuk citra Korps Bhayangkara.
"Jika Kapolri tetap mempertahankan Karyoto, maka hal tersebut akan semakin menurunkan citra Polri di mata publik," jelasnya.
Termasuk soal apakah akan ada pemanggilan terhadap Firli Bahuri setelah dua kali absen dalam pemeriksaan untuk melengkapi berkas tersebut.
"Saya hanya bisa mengatakan saya akan menuntaskan, nanti tunggu saja tanggal mainnya," tegasnya.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.