REQNews.com

Begini Deretan Aksi Teror dan Percobaan Pembunuhan Tjiu Hong Meng Bos Restoran Hainan di Surabaya

News

Sunday, 07 July 2024 - 11:01

Ilustrasi teror di PrancisIlustrasi teror di Prancis

SURABAYA, REQNews - Dugaan aksi teror dan percobaan pembunuhan kembali dialami oleh Tjiu Hong Meng alias Ameng, pemilik restoran Hainan di Surabaya.

Pria warga Jalan Pahlawan Nomor 73 Surabaya itu mengaku dirinya hendak ditabrak sepeda motor oleh kakak kandungnya sendiri, Go Hong Hie alias Honggie pada hari Rabu 3 Juli 2024, sekitar pukul 17.56 WIB.

“Untung saya bisa refleks menghindar. Kejadian ini disaksikan oleh banyak orang, mulai dari tukang parkir hingga pegawai saya,” bebernya, Kamis 4 Juli 2024.

Padahal, Ameng mengungkapkan, bahwa pihaknya pada dua bulan lalu telah melaporkan Honggie ke Polrestabes Surabaya terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan, penganiayaan dan perusakan di restoran Hainan miliknya.

“Teror dan ancaman baik lisan maupun mengarah ke fisik sudah berulang kali dilakukan oleh Honggie sehingga membuat saya dan karyawan merasa ketakutan,” keluhnya.

Namun, Ameng tak habis pikir laporan polisi yang ia buat di Polrestabes Surabaya belum mendapat kepastian hukum dan para pelaku Honggie Cs masih bebas berkeliaran dan terus melakukan teror dan pengancaman kepada dirinya.

Sementara itu, Firman Rachmanuddin, salah seorang tim kuasa hukumnya, Ameng usai melapor ke SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polrestabes Surabaya menjelaskan pihaknya hari ini hendak melaporkan dugaan pengancaman.

Menurutnya, setelah dilakukan penganiayaan langsung dilakukan visum yang hasilnya membuktikan bahwa ada luka lebam dan juga patah di bagian tulang rusuk klien kami seharusnya itu sudah cukup.

“Ditambah lagi ada saksi-saksi yang menguatkan perbuatan pidana itu,” ujar Firman Rachmanuddin.

Namun ia merasa miris karena sampai sekarang ini laporan Ameng tersebut tidak ada kepastian hukum.

Ia menyebut pelaku (Honggie Cs) yang kami laporkan sejak awal sampai saat ini proses juga belum jelas, belum ditetapkan tersangka apalagi ditahan akhirnya melakukan perbuatan yang berulang mengancam keselamatan dari klien kami. 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.