REQNews.com

Pengusaha Muda Usulkan Pembangunan Kasino Kelas Dunia di Bali

News

Monday, 05 August 2024 - 17:00

Kasino di MakauKasino di Makau

BALI, REQNews - Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih mengusulkan pembangunan kasino bertaraf internasional di Pulau Bali.

Ada beberapa pertimbangan, mengapa dirinya mengusulkan hal tersebut, salah satunya terkait biaya pengolahan sampah.

Ia menilai pembangunan tempat judi di Bali sangat dibutuhkan untuk membantu Pemda Bali membiayai pengelolaan sampah.

Menurutnya pembukaan kasino bisa menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bali, yang per tahun ini hanya Rp4 triliun.

"Memang sekarang sangat dibutuhkan (Pembangunan kasino). Karena PAD (Bali) sekitar Rp4 triliun dan masalah Bali ada beberapa. Salah satunya, pengolahan sampah saja kan kita membutuhkan sekitar Rp3 triliun untuk mengelola sampah 100 persen yang dihasilkan sampah di Bali ini," kata Bagus Pratiksa,Dikutip darin CNN Indonesia, Senin 5 Agustus 2024.

Agung Bagus Pratiksa mengatakan Bali butuh PAD tambahan yang cukup besar dalam waktu yang cukup singkat sehingga muncullah ide tersebut.

Menurutnya, dengan adanya kasino, Bali bisa seperti di Singapura yang berpotensi bisa mendapatkan tambahan pendapatan asli daerah sekitar Rp 12 hingga Rp 13 triliun per tahun.

"Kalau kita mengacu kepada Singapura, potensi pendapatan PAD yang akan diterima Bali itu bisa sampai Rp12 dan Rp13 triliun per tahunnya. Itu, baru sisi perjudiannya saja belum kita ngomong hotel, restoran dan juga ekonomi di sekitar (kasino) dan juga pajak pajak dari pegawai-pegawai yang bekerja di kasino tentunya," katanya.

Ia juga mengusulkan pembangunan kasino di Bali bertaraf internasional yang bisa mengundang turis asing berkualitas datang ke Bali.

"Harus bertaraf internasional untuk mengundang turis asing yang berkualitas masuk ke Bali. Jadi kalau bisa malah brand-brand top dunia masuk ke Bali," ungkapnya.

Ia juga menyadari pembangunan kasino belum bisa dilakukan di Bali. Hal itu, butuh aturan khusus. Masyarakat Bali pun katanya tidak perlu khawatir dengan adanya pembangunan kasino.

Ia berharap kalau usulannya disetujui, pembangunan kasino bisa dilakukan dalam kawasan tertentu seperti kawasan Injourney Tourism Development Corporation (ITDC). Kawasan yang ia lirik adalah salah satu daerah miskin di Bali. Tujuannya, agar tercipta pemerataan perekonomian.

Selain itu, ia juga meminta nantinya bila pembangunan kasino terjadi di Bali, masyarakat lokal dilarang bermain demi menghindari efek besar.

"Malah kalau perlu ada pelarangan untuk masyarakat lokal untuk bermain di kasino. Iya (hanya untuk turis asing). Kalau memang itu yang ditakuti oleh masyarakat Bali, sekalian saja tidak boleh main masyarakat Bali, kayak di Malaysia kan begitu, masyarakatnya tidak boleh main di kasino," ujarnya.

Selain itu, ia mengusulkan untuk pembangunan kasino itu ada di wilayah Kabupaten Buleleng, Karangasem, Klungkung, atau Bangli.

"Misalnya itu Buleleng dan Karangasem mungkin antara Bangli atau Klungkung. Saya rasa lebih kepada Buleleng dan Karangasem, dan Bangli," jelasnya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.