REQNews.com

Diduga Hendak Dijagal, Puluhan Anjing yang Akan Dibawa ke Solo Berhasil Digagalkan

News

Kamis, 24 Oktober 2024 - 12:30

Kasus perdagangan anjing untuk konsumsi. (Foto: Instagram)Kasus perdagangan anjing untuk konsumsi. (Foto: Instagram)

JAKARTA, REQNews - Puluhan anjing yang dibawa menggunakan minibus menuju Solo yang diduga hendak dijagal  berhasil dihentikan tim Yayasan Sarana Metta Indonesia yang menaungi animals hope shelter Indonesia di daerah Jati Lawang, Cilacap, Jawa Tengah.

"Puluhan anjing-anjing tak berdaya dalam keadaan terikat keempat kaki dan mulutnya lalu dimasukan dalam karung untuk dijagal dan dikonsumsi di Soloraya- Jawa Tengah, BERHASIL DIGAGALKAN!," tulis akun Instragram @animals_hopeshelterindonesia dikutip Kamis 24 Oktober 2024.

Ada sekitar 50-an anjing peliharaan yang diduga hendak dijagal untuk dikonsumsi berhasil diamankan.

Video pembongkaran kasus mafia pengajal anjing ini dapat dilihat di akun Instragram @animals_hopeshelterindonesia.

Dalam tayangan tampak puluhan anjing tersebut dengan kondisi terikat di sebuah minibus.

Pendiri Yayasan Sarana Metta Indonesia Christian Joshua Pale sekaligus aktivis pecinta bintang dalam rekaman video menjelaskan puluhan anjing ini berasal dari Garut, Jawa Barat yang hendak dibawa ke Solo Raya.

Kali ini para pelaku semakin lihai dengan taktik cerdik menggunakan minibus melewati jalan tikus utntuk mengelabui para aktivis.

"Semalam pukul 01:45 WIB dengan modal nekad kami yang dari jam 5 sore sudah membuntuti mereka dari Garut, akhinrya berhasil menghentikan mereka di tanjakan daerah Jati Lawang- Banyumas, Jawa Tengah," katanya.

Saat ini puluhan anabul atau hewan peliharaan tersebut masih menjadi barang bukti di Polresta Banyumas. Seluruhnya dalam keadaan terikat karena belum menemukan tempat penampungan.

"Kami mohon bantuan teman-teman semua yang ada di Banyumas untuk membantu mengevakuasi. Semua anjing dalam keadaan terikat, haus dan lapar. Siapa pun yang bisa bawa makanan kami benar-benar sangat membutuhkan," ujarnya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.