REQNews.com

Sambangi KPK, Para Tokoh Ini Minta Pengusutan Dugaan Korupsi Keluarga Jokowi

News

Friday, 01 November 2024 - 12:00

Presiden Jokowi dan Keluarga (Foto:twitter/@jokowi)Presiden Jokowi dan Keluarga (Foto:twitter/@jokowi)

JAKARTA, REQNews -  Sambangi KPK, para tokoh meminta pengusutan kasus dugaan korupsi yang disinyalir melibatkan keluarga Presiden ke-7 RI Joko Widodo /Jokowi, Kamis 31 Oktober 2024.

"Tadi kita diskusikan adalah kasus-kasus yang diduga melibatkan keluarga Mulyono," kata eks Ketua KPK Abraham Samad kepada wartawan di Gedung KPK.

Samad memerinci  kasus-kasus yang dia maksud di antaranya dugaan gratifikasi penggunaan jet pribadi oleh putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep.

Ada juga perkara Blok Medan yang diduga melibatkan menantu Jokowi, Bobby Nasution, dalam kasus korupsi mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba.

Abraham Samad menilai kasus-kasus tersebut seharusnya terus ditindaklanjuti oleh KPK.

“Sebagai mantan pimpinan KPK, saya bisa menghitung bahwa ini sudah cukup lama dan kelihatannya itu sudah bisa ditingkatkan ke penyelidikan,” ujar Samad.

Samad juga menyoroti dugaan Jokowi menghalangi penyidikan kasus korupsi e-KTP saat masih menjabat sebagai Presiden.

“Pada saat itu pimpinan KPK dipanggil (Jokowi), Pak Agus Rahardjo, dan menurut Pak Agus, Presiden marah dan memerintahkan untuk tidak menindaklanjuti. Ini tadi kita diskusikan bahwa kasus ini harus segera diusut karena ini mudah. Ini obstruction of justice,” ujar Samad.

Samad berujar para pimpinan KPK tidak bisa memastikan kapan kasus-kasus tersebut akan bisa diusut tuntas.

Namun, Samad menilai KPK masih memiliki komitmen untuk melanjutkan penyelidikan.

Adapun tokoh yang datang ke markas KPK adalah:

   Abraham samad
   Saut Situmorang
   Anthony Budiawan
   Syamsuddin
   Petrus
   Marwan Batubara
   Lukas Luwarso
   Roy Suryo
   Eros Djarot
   Said Didu
   Refly Harun

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.