Turis Cina Jadi Korban Rudapaksa Ojek Pangkalan di Bali Usai Rayakan Malam Tahun Baru
ULUWATU, REQNews - Seorang turis Cina jadi korban pemerkosaan tukang ojek pangkalan di Bali pada Rabu 1 Januari 2025 lalu, usai dirinya merayakan tahun baru.
Tak hanya jadi korban pemerkosaan, turis Cina itu juga dirampok oleh tukang ojek pangkalan tersebut.
turis Cina berinisial JT itu merayakan malam pergantian tahun bersama teman-temannya di kawasan Pantai Nyang Nyang, Bali.
Polisi membenarkan ada laporan dugaan pemerkosaan terhadap turis asal Cina berinisial JT.
"Hasil koordinasi dengan SPKT bahwa WNA Cina benar melapor ke Polda pada tanggal 2 Januari 2025," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Senin 6 Januari 2025.
Ia mengatakan, saat ini laporan tersebut sudah diteruskan ke Reskrimum Polda Bali untuk ditindaklanjuti.
Sampai saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut dan memeriksa CCTV di sekitar Pantai Nyang Nyang
Pemerkosaan tersebut terjadi setelah turis Cina tersebut menyaksikan pesta kembang api bersama teman-temannya dan berencana untuk kembali ke vila. Karena lokasinya lumayan jauh jika berjalan kaki, mereka pun menggunakan jasa tukang ojek pangkalan yang ada di sekitar Pantai Nyang Nyang.
Mereka menuju vila menggunakan ojek yang terpisah. Namun, tukang ojek yang dikendarai JT malah menuju ke arah berbeda.
JT sempat berusaha menghubungi teman-temannya namun saat itu tidak ada sinyal.
Nahas, JT kemudian dibawa ke tempat sepi dan diperkosa oleh tukang ojek pangkalan tersebut. Tak cukup di situ, tukang ojek pangkalan itu juga memaksa JT memberikan uang sampai akhirnya memaksa menggeledah tas korban.
Sebuah gelang berlian pun dibawa kabur oleh tukang ojek pangkalan di Bali itu.
JT yang tidak berdaya lalu ditinggal di tempat sepi itu dan pelaku pun melarikan diri.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.