Biadabnya Kasus Kapolres Ngada, Sampai Menko Polkam Turun Tangan
JAKARTA, REQNews - Kasus yang menjerat Kapolres Ngada nonaktif, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja menjadi perhatian banyak pihak salah satunya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan.
Diketahui, Kapolres Ngada nonaktif, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja terjerat kasus penggunaan narkoba dan kasus dugaan pencabulan anak.
Menko Polkam Budi Gunawan menegaskan pihaknya akan turun tangan dalam proses hukum kasus dugaan pencabulan oleh Kapolres Ngada ini.
Dalam kapasitasnya sebagai Menko Polkam, Budi juga mengatakan dirinya akan memastikan aparat yang terlibat kasus pidana harus dihukum lebih berat.
Sebab, para aparat mestinya menjadi contoh dan menjaga masyarakat dari kejahatan, bukan justru melakukannya.
Sementara Budi Gunawa yang juga merupakan Ketua Kompolnas, mengatakan pihaknya akan mengawasi proses penanganan kasus tersebut.
"Terkait dengan yang kasus (Kapolres) Ngada, jadi silakan kami dari Kompolnas juga turunkan untuk langsung mengawasi proses penanganan di sana," kata Budi.
Diberitakan sebelumnya, Kapolres Ngada diduga telah mencabuli tiga anak di bawah umur. Masing-masing berusia 3 tahun, 12 tahun dan 14 tahun.
Kapolres Ngada juga diduga menyebarkan video pencabulan yang dilakukannya ke situs porno Australia.
Sampai saat ini, pihak Polri masih mendalami kasus ini. AKBP Fajar juga telah diperiksa oleh Propam.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
