Dikabarkan Akan Kirim Pasukan ke Ukraina, Begini Bantahan Cina
BEIJING, REQNews - Cina membantah soal pemberitaan yang menyebut negaranya mempertimbangkan untuk bergabung dalam pasukan penjaga perdamaian di Ukraina.
"Pemberitaan itu sama sekali tidak benar, sikap Cina atas krisis di Ukraina selalu konsisten dan jelas," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, dikutip Selasa 25 Maret 2025.
Sebelumnya satu media Jerman mengutip sumber diplomatik Uni Eropa mengatakan Cina sedang mempertimbangkan partisipasinya untuk masuk dalam pasukan penjaga perdamaian di Ukraina.
Guo Jiakun hanya menyebut "Group of Friends for Peace" (Sahabat untuk Perdamaian) yang dibentuk Cina dengan negara-negara berkembang lainnya baru saja bertemu di New York, AS.
"Mereka membahas perkembangan terbaru krisis Ukraina dan prospek untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan. Pertemuan itu berhasil dan menegaskan kembali penyelesaian konflik melalui jalur politik melalui negosiasi," ungkap Guo Jiakun.
"Sahabat untuk Perdamaian" dibentuk oleh Cina dan Brasil pada 27 September 2024 saat Sidang Umum PBB ke-79 di New York dengan tujuan mendukung upaya global untuk perdamaian berkelanjutan melalui jalur negosiasi.
Anggota kelompok tersebut adalah Cina, Brasil, Indonesia, Afrika Selatan, Aljazair, Bolivia, Kazakhstan, Kolombia, Mesir, Meksiko, Kenya, Turki dan Zambia.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.