4 Aset Rampasan Koruptor Senilai Rp3,7 Miliar, Diserahkan KPK ke LPSK
JAKARTA, REQNews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan empat aset hasil rampasan dari koruptor senilai Rp3,7 miliar ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Aset diserahkan melalui hibah dan penetapan status penggunaan (PSP). Serah terima aset tersebut dilakukan di Auditorium Kantor LPSK, Jakarta pada Selasa 25 Maret 2025.
Empat aset yang dimaksud berupa dua bidang tanah dan bangunan seluas 320 meter persegi dengan nilai Rp2,88 miliar, satu unit rumah susun seluas 53 meter persegi dengan nilai Rp664,15 juta, dan satu unit rumah susun seluas 36 meter persegi dengan nilai Rp186,6 juta.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menyatakan, perampasan aset merupakan salah satu upaya memberikan efek jera kepada koruptor, selain dengan hukuman kurungan badan.
"Pada dasarnya, para pelaku tidak takut pada hukuman penjara, tetapi lebih khawatir jika mengalami kemiskinan. Oleh karena itu, pemulihan aset menjadi bagian penting dalam penegakan hukum," kata Fitroh.
Sementara itu, Ketua LPSK Achmadi menyatakan, aset yang diberikan kepada LPSK akan dimanfaatkan untuk memperkuat perlindungan bagi saksi dan korban tindak pidana.
Menurutnya, hibah aset ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah konkret untuk memperkuat sistem perlindungan saksi dan korban di Indonesia.
"Dengan adanya kantor perwakilan di berbagai daerah, kami berharap dapat memberikan perlindungan lebih luas bagi masyarakat," katanya.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
