REQNews.com

Solo Diusulkan Jadi Daerah Istimewa, Begini Respon Istana

News

Friday, 25 April 2025 - 17:00

Prasetyo Hadi (Foto: Setneg.go.id)Prasetyo Hadi (Foto: Setneg.go.id)

JAKARTA, REQNews  - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah akan mempelajari terlebih dahulu soal usulan Solo lepas dari Jawa Tengah dan menjadi provinsi baru yakni, Daerah Istimewa Surakarta.

Pemerintah, kata Prasetyo tak akan gegabah terkait usulan tersebut. 

Pemerintah terlebih dahulu akan mencari jalan terbaik terkait banyaknya usulan sejumlah daerah menjadi daerah istimewa dan dimekarkan, termasuk Solo.

"Tentunya kita tidak perlu gegabah, pelan-pelan, usulan kita pelajari," kata Prasetyo kepada wartawan, Jumat 25 April 2025.

Prasetyo mengatakan pihaknya akan cari jalan terbaik, terutama harus memperhitungkan banyak faktor.

Dia menyampaikan akan ada konsekuensi apabila usulan-usulan tersebut diakomodasi pemerintah. Salah satunya, perangkat-perangkat dan kelengkapan pemerintahan harus disiapkan.

"Misalnya ketika terjadi pemekaran DOB, daerah otonomi baru, tentu perangkat-perangkat, kelengkapan-kelengkapan pemerintahan juga akan perlu diadakan," sambung Prasetyo.

Prasetyo mengatakan pihaknya akan berdiskusi dengan kementerian terkait untuk mencari jalan keluar terbaik terkait usulan pemekaran wilayah.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebutkan, terdapat enam daerah yang mengusulkan diri berubah menjadi daerah istimewa dan daerah otonomi khusus.

"Sampai dengan bulan April 2025, izin kita mendapat banyak PR ada 42 usulan pembentukan provinsi, 252 kabupaten, 36 kota, ada 6 yang meminta daerah istimewa, juga ada 5 meminta daerah khusus," kata Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik dalam rapat bersama Komisi II DPR, Kamis 24 April 2025.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.