Israel Tutup Wilayah Udara Usai Gempur Nuklir Iran, Antisipasi Serangan Balasan
TEL AVIV, REQNews - Israel menutup wilayah udara untuk kedatangan dan keberangkatan, menyusul serangan ke Iran, Jumat 13 Juni 2025 dini hari.
Penutupan tersebut untuk mengantisipasi serangan pembalasan Iran dan respons sistem pertahanan udara.
Surat kabar Times of Israel, mengutip pejabat Kementerian Perhubungan, menyatakan penutupan wilayah udara dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Berdasarkan pengalaman serangan sebelumnya, Iran menghujani Israel dengan ratusan rudal dan drone.
Sebelumnya Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengumumkan keadaan darurat di seluruh wilayah negaranya.
IDF juga telah mengumumkan perubahan Pedoman Komando Front Dalam Negeri, termasuk larangan aktivitas pendidikan dan pertemuan publik.
"Setelah penilaian situasional, ditetapkan bahwa mulai hari ini (Jumat), pukul 03.00, perubahan langsung dilakukan pada Pedoman Komando Front Dalam Negeri," bunyi pernyataan IDF.
Sebagai bagian dari perubahan tersebut, status nasional juga ditingkatkan dari Aktivitas Penuh ke Aktivitas Esensial. Pedoman tersebut meliputi: larangan kegiatan pendidikan, pertemuan, serta tempat kerja, kecuali sektor esensial.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
