1 Juta Sarjana Menganggur, Pemerintah Beberkan Fakta Ini
JAKARTA, REQnews - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jika jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,28 juta orang per Februari 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1,01 juta merupakan lulusan perguruan tinggi.
Lembaga tersebut menegaskan bahwa jumlah angkatan kerja Indonesia per Februari 2025 mencapai 153,05 juta orang, meningkat 3,67 juta dibanding Februari 2024. Namun, tidak semua terserap pasar kerja, sehingga pengangguran meningkat sebesar 83,45 ribu orang dibanding tahun sebelumnya.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan jika pemerintah berupaya meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui penguatan program penyelarasan antara pendidikan dan dunia usaha (link & match) sebagai strategi menekan angka pengangguran di Indonesia.
"Pemerintah terus memperkuat program link & match, peningkatan kualitas tenaga kerja dengan menghubungkan antara sektor pendidikan dengan dunia usaha, memperkuat sistem informasi pasar kerja dan memperkuat program peningkatan kompetensi angkatan kerja,” kata Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna Ke-24 DPR RI di Jakarta, Selasa 15 Juli 2025.
Diketahui bahwa tren penurunan angka pengangguran terbuka (TPT) sempat turun 4,91 persen atau setara 7,47 juta orang pada Agustus 2024. Hal ini dinilai menjadi bukti kebijakan fiskal dirancang secara efektif dan selektif.
"Ini menggambarkan apabila APBN digunakan secara efektif selektif dan hati-hati, kita akan terus mampu menjaga Indonesia dan terutama menjaga kelompok masyarakat yang paling rentan,” katanya.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
