REQNews.com

Ini Dia 4 Prajurit TNI Penyiksa Prada Lucky Chepril hingga Tewas, Kini Resmi Jadi Tersangka

News

Minggu, 10 Agustus 2025 - 12:01

Prada Lucky Chepril Saputra Namo (Foto:Istimewa)Prada Lucky Chepril Saputra Namo (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Empat prajurit TNI resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo yang diduga menjadi korban penganiayaan para seniornya.

Diberitakan sebelumnya, Prada Lucky diduga disiksa seniornya hingga akhirnya meninggal dunia pada 6 Agustus 2025.

Kasus kematian Prada Lucky ini jadi sorotan lantaran puluhan anggota TNI diduga terseret.

Bahkan beredar kabar tersangka penyiksa Prada Lucky sebanyak 20 orang,

"Oleh penyidik Pomdam IX/Udayana sudah ditetapkan 4 orang tersangka,"  ujar Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, Minggu 10 Agustus 2025.

Keempat tersangka adalah Pratu AA, Pratu EDA, Pratu PNBS, dan Pratu ARR.

Saat ini mereka ditahan di Subdenpom IX/1-1 Ende untuk proses hukum lebih lanjut.

“Dilaksanakan penahanan di Subdenpom IX/1-1 di Ende,” ujarnya.

Saat ini, Penyidik Pusat Polisi Militer TNI terus mendalami peran masing-masing tersangka. Proses pemeriksaan dilakukan secara intensif untuk memastikan pasal yang tepat dikenakan.

“Pemeriksaan kepada yang bersangkutan akan dilanjutkan sebagai tersangka untuk diketahui peran masing-masing sehingga nantinya dapat ditentukan pasal yang akan dikenakan, termasuk tahapan-tahapan lanjutannya,” jelas Wahyu.

Selain empat tersangka, sebanyak 16 prajurit TNI lainnya juga masih diperiksa terkait kasus ini. Wahyu menegaskan, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan tersangka jika ditemukan bukti keterlibatan.

“Yang jelas, petunjuk Bapak Pangdam harus transparan dan dipantau langsung oleh Bapak Pangdam IX Udayana,” ujar Deny.

Langkah ini diambil untuk memastikan keadilan bagi korban sekaligus memberikan pesan tegas bahwa tindakan kekerasan di lingkungan militer tidak dapat ditoleransi. 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.