REQNews.com

Viral Tulisan Surat Direktur Lokataru Delpedro Marhaen Saat Ditahan Polisi, Tegaskan Tidak Pernah Menghasut

News

Thursday, 04 September 2025 - 10:30

Direktur Eksekutif Lokataru Delpedro Marhaen Ditangkap Polda Metro Jaya (Foto: Instagram/Lokataru)Direktur Eksekutif Lokataru Delpedro Marhaen Ditangkap Polda Metro Jaya (Foto: Instagram/Lokataru)

JAKARTA, REQnews - Viral sebuah surat ditulis pada secarik kertas oleh Dikrektur Lokataru Delpedro Marhaen saat ditahan di Polda Metro Jaya. Isi surat yang diunggah di Instagram @pedeoproject menjelaskan pernyataan Delpedro yang mengaku tidak pernah membuat perbuatan menghasut orang untuk melakukan aksi demonstrasi. 

Ia menjelaskan bahwa dirinya hanya memberikan bantuan hukum kepada pelajar yang KJP-nya dicabut serta meminya biaya rumah sakit korban kekerasan polisi.

“Perkara ini berkaitan dengan tindakan saya dan Lokataru yang memberikan bantuan hukum bagi mereka yang ditangkap, hanya karena menyampaikan pendapat di muka umum. Bantuan hukum juga kami berikan untuk membela pelajar yang KJP-nya dicabut dan meminta biaya rumah sakit bagi korban kekerasan polisi,” tulisnya di surat tersebut yang dilansir REQnews pada Kamis 4 September 2025. 

Delpedro juga menekankan bahwa keberhasilannya ini dijadikan alasan untuk menuduhnya melakukan perbuatan menghasut. 

“Itu jadi alasan untuk menuduh saya melakukan perbuatan menghasut,” tulisnya. 

Pada akhir suratnya, ia menekankan bahwa ia yidka menyesal melakukan perbuatan tersebut. 

“Saya tidak pernah menyesal melakukan itu semua. Ini soal masa depan orang banyak yang menggantungkan diri pada pendidikan. Jika kami biarkan bagaimana mereka bisa merubah nasibnya?,” tulisnya. 

Berdasarkan keterangan di media sosial tersebut, dijelaskan bahwa tulisan surat ini disampaikan kepada Pedeo Project dan rekan-rekan yang menunggu di sekitar Polda Metro Jaya. Disebut juga bahwa Pedro meminta agar surat ini disebarkan secara luas. 

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.