WALHI Ingin Polisi Usut Tuntas Kematian Aktivis NTT Vian Ruma
JAKARTA, REQnews - Desakan dikemukakan oleh Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Nusa Tenggara Timur (NTT) terhadap kepolisian untuk segera mengusut tuntas kematian Rudolfus Oktavianus Ruma atau Vian Ruma, aktivis lingkungan yang ditemukan tewas dengan leher terikat di sebuah gubuk Kampung Wodo Mau, Desa Tomggo, Nangaroro, Nagekeo, NTT, pada Jumat 5 September 2025.
"WALHI NTT mendesak Kepolisian Resor Nagekeo untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan, profesional dan akuntabel," dikutip dari rilis resmi Walhi NTT, Rabu 10 September 2025.
Mereka juga menyampaikan ucapan dukacita kepada keluarga dan sahabat terdekat Vian. Lembaga ini pun mengajak masyarakat untuk mengawal proses hukum demi memastikan kepastian dan keadilan bagi keluarga Vian.
Perlindungan terhadap aktivis, pendidik, serta masyarakat yang berjuang untuk lingkungan hidup disebut Walhi NTT merupakan aspek yang sangat penting.
"WALHI NTT percaya bahwa kebenaran harus diungkap dan keadilan harus ditegakkan. Kematian almarhum Vian Ruma tidak boleh dibiarkan menjadi misteri tanpa jawaban," katanya.
Sebagai informasi, Vian Ruma lahir dan dibesarkan di Desa Ngera, Nagekeo. Dia menempuh pendidikan hingga meraih gelar Sarjana Pendidikan di Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang tahun 2017.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.