REQNews.com

Janggalnya Kematian Vian Ruma, Aktivis Muda Penolak Proyek Geotermal di NTT Ditemukan Tewas Terikat di Gubuk

The Other Side

Selasa, 09 September 2025 - 20:30

Vian Ruma, Aktivis Muda Penolak Proyek Geotermal di NTT Ditemukan Tewas Terikat di Gubuk. (Foto: petisionline.com)Vian Ruma, Aktivis Muda Penolak Proyek Geotermal di NTT Ditemukan Tewas Terikat di Gubuk. (Foto: petisionline.com)

JAKARTA, REQnews - Kematian Rudolfus Oktafianus Ruma, aktivis gereja dan lingkungan di Kabupaten Nagekeo, NTT tengah menyita perhatian publik.

Aktivis muda yang akrab disapa Vian Ruma itu ditemukan tak bernyawa di sebuah gubuk bambu. Saat ditemukan, kondisi jasadnya terikat tali dengan posisi menggantung di gubuk dekat Pantai Sikusama, Desa Tonggo, Kecamatan Nangaroro pada 5 September 2025.

Namun yang janggal, kaki korban masih menempel di lantai gubuk. Karena itu, keluarga merasa curiga jika Vian Ruma diduga dibunuh, bukan bunuh diri.

"Jika benar gantung diri, kakinya mestinya berada dalam posisi tergantung dan tidak menyentuh lantai," ungkap Rikardus Ndusa, salah satu adik kandung Vian, dikutip Selasa, 9 September 2025.

Dalam foto-foto yang viral di media social, terlihat kondisi jasad Vian sudah membengkak. Di lokasi kejadian ditemukan sebuah tas hitam, telepon genggam, serta helm hitam. Di luar gubuk, terparkir sebuah sepeda motor Honda CRF miliknya.

Vian yang berusia 30 tahun dikenal sebagai seorang guru Matematika dan hampir enam tahun mengabdi di SMP Negeri 1 Nangaroro, Kabupaten Nagekeo. Ia juga telah lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dan masih ditempatkan di sekolah itu.

Di luar pekerjaannya sebagai pendidik, Vian juga aktif dalam kegiatan sosial-keagamaan. Tak hanya itu, Vian juga aktif di organisasi lingkungan, Koalisi Kelompok Orang Muda untuk Perubahan Iklim atau Koalisi KOPI. Ia menjadi salah seorang pengurus Komite Eksekutif Daerah (KED) Nagekeo untuk Koalisi KOPI.

Melihat kasus kematian Vian Ruma yang dinilai penuh kejanggalan, kini sejumlah pihak ramai mengaitkan tewasnya sang aktivis dengan kegiatannya di Koalisi KOPI. Salah satunya, terkait isu advokasi proyek geotermal.

Diungkap Yurgen Nubatonis, Pembina Koalisi KOPI Nagekeo, organisasinya baru saja menyelesaikan pertemuan Jambore Gotong Royong untuk Flobamoratas di Alor pada April 2025 dan pertemuan strategis pada Juni 2025.

Dalam dua pertemuan tersebut, kata Yurgen, Koalisi KOPI sepakat mengangkat isu geotermal sebagai salah satu agenda advokasi. Vian hadir di pertemuan strategis mewakili KED Nagekeo, dan ia memang sangat fokus dan vocal mendorong isu tersebut.

"Ada aksi besar yang dilakukan OMK Kevikepan Nagekeo pada 5 Juni 2025, tetapi Vian tidak ikut karena saat itu sedang berada di Kupang mengikuti pertemuan strategis Koalisi KOPI," jelas Yurgen.

Lebih lanjut, Yurgen mengatakan, masih mendalami kemungkinan adanya keterkaitan antara kematian Vian dengan isu proyek geotermal.

"Tetapi kami yakin kematiannya bukan murni bunuh diri. Dari informasi yang kami kumpulkan, tidak ada petunjuk yang mengarah ke sana," tandasnya.

 

 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.