15 Mobil Mewahnya Disita KPK, Satori 'Teriak' Bukan Hasil Korupsi Tapi Jualan di Showroom
JAKARTA, REQNews - Politisi Partai Nasdem Satori keberatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyitaan mobil-mobil mewahnya terkait kasus dugaan korupsi dana CSR BI-OJK.
Satori menegaskan, 15 mobil mewahnya yang disita KPK adalah hasil usaha pribadinya. Dia menyebut mobil-mobil tersebut sudah dimiliki sebelum dirinya menjadi anggota DPR.
"Itu dibeli semenjak sebelum saya jadi anggota DPR," ujar Satori seusai diperiksa KPK di Gedung Merah Putih Jakarta, Kamis 11 September 2025.
Satori menjelaskan mobil tersebut adalah kendaraan produk jualannya. "Mobil jualan, showroom lah," singkatnya.
Hari ini Kamis 11 September 2025, KPK memeriksa Satori sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana CSR BI-OJK .
Satori menjadi tersangka bersama Anggota DPR dari Partai Gerindra Heri Gunawan. Keduanya diduga menggunakan dana CSR tak sesuai dengan peruntukannya. KPK menyebut, keduanya mendapatkan duit gratifikasi dari dana CSR BI-OJK sebesar Rp 28,38 miliar dengan perincian Heri Gunawan mendapatkan Rp 15,8 miliar dan Satori mendapatkan Rp 12,52 miliar.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.