REQNews.com

Jejak Kontroversi Dokter Vinny, dari Ujaran Rasis Hina Suku Sunda hingga Kasus Kekerasan

News

Monday, 15 December 2025 - 15:00

dokter Vinny Fladiniyah Puluhulawa (Foto:Istimewa)dokter Vinny Fladiniyah Puluhulawa (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews  — Nama dokter Vinny Fladiniyah Puluhulawa kembali menjadi sorotan publik setelah beredar video yang diduga memuat pernyataan bernada merendahkan terhadap suku Sunda. Video tersebut muncul di tengah perhatian publik terhadap kasus ujaran kebencian lain yang melibatkan figur media sosial.

Rekaman yang beredar luas di media sosial itu diunggah akun Instagram @rendyradiohade dan memicu kecaman warganet. Dalam video tersebut, Vinny diduga menyampaikan pernyataan yang dianggap merendahkan karakter masyarakat Sunda. Warganet menilai ucapan itu tidak pantas, terlebih disampaikan oleh seorang tenaga medis.

Vinny diketahui merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani). Publik menyoroti aspek etika dan profesionalisme yang melekat pada profesi dokter, menyusul dugaan ujaran rasis tersebut.

Kontroversi ini bukan yang pertama menyeret nama Vinny. Pada April 2023, ia sempat viral setelah terlibat cekcok dengan seorang perempuan di area parkir RSUD dr Pirngadi Medan. Peristiwa itu bermula dari persoalan parkir dan berujung adu mulut. Kasus tersebut kemudian diselesaikan secara kekeluargaan melalui surat perdamaian.

Nama Vinny kembali mencuat pada Desember 2024. Ia diduga terlibat penganiayaan terhadap seorang pedagang roti bakar di Medan, menyusul komplain atas pesanan yang diterimanya. Insiden itu terekam video dan menyebar di media sosial, memantik kemarahan publik.

Dengan rangkaian polemik tersebut, dugaan penghinaan terhadap suku Sunda menambah daftar kontroversi yang melekat pada Vinny Fladiniyah. Publik pun mempertanyakan komitmen etika dan tanggung jawab sosial yang semestinya dijunjung oleh seorang tenaga kesehatan.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.